• Headline

    Pemkot Bandung Tetapkan Status Darurat Bencana

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri21 Maret 2018 17:52
    fotografer: Syamsuddin Nasution
    INILAH, Bandung - Dampak dari banjir bandang yang menerjang kawasan Cicaheum ‎belum tuntas hingga Rabu (21/3/2018). Meskipun tidak ada korban jiwa, namun pemerintah sudah menetapkan Kota Bandung berstatus tanggap darurat bencana dalam batas waktu yang belum ditentukan.

    "Yah kita tetapkan tanggap darurat, untuk Kota Bandung iya kita siapkan tanggap darurat," ujar Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin usai meninjau ke lokasi banjir bandang di Jalan A.H. Nasoetion, Rabu (21/3).

    ‎Solihin pun memastikan setiap dinas terkait, seperti Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Dinas Sosial, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan serta elemen lainnya sudah terjun ke lapangan.

    "Dinas ketahanan pangan udah bantuan beras, damkar, dinas sosial berbagai bantuan sudah disampaikan. Masyarakat sudah banyak memberikan bantuan satu pintu agar terkoordinasi dengan baik," jelasnya.

    ‎Kemudian Solihin juga sudah menegaskan kepada setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan aparat kewilayahan agar lebih bersiaga ketika terjadi hujan baik intensitas kecil atau bahkan sangat deras. Diakuinya banjir bandang di Cicaheum ini di luar perkiraa.

    "Kita mengerahkan seluruh jajaran perangkat daerah untuk antisipasi kejadian hujan besar. Kemaren kita fokus Gedebage dan sekitarnya kemaren Cicaheum, yang kita sebelumnya perkirakan tidak terjadi," tandasnya.

    Banjir bandang yang terjadi di Sungai Cipamokolan pada Selasa (20/3) sore paling parah menyapu ratusan rumah di Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati yang berdampak bagi 1.300 jiwa. Air bah juga menerjang ke Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong yang mengakibatkan dampak bagi 200 lebih rumah yang dihuni hampir seribu jiwa.[jek]

    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT