• Pemkot Cimahi Segera Evaluasi SOTK

    Oleh : Ahmad Sayuti17 April 2018 17:24
    INILAH, Cimahi- Adanya beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menangani lebih dari satu bidang, dan meminta dilebur, Pemkot Cimahi akan segera mengevaluasi Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) di satuan kerjanya yang mengalami perubahan pada 2017.

    Seperti diketahui SOTK di Pemkot Cimahi mengalami perubahan, di antaranya ada SKPD yang dipecah dan ada pula SKPD yang naik tingkat. Dalam perubahan SOTK 2017, tercatat ada sekitar 15 dinas, empat badan, tiga kecamatan ditambah Kesbang, Inspektorat, Setwan dan Setda.

    Ada pula dinas baru, hasil pecahan dari dinas lama. Di antaranya Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

    Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Cimahi, Yulia Fitria menyebutkan, ada SKPD yang mengusulkan untuk dipecah kembali. Seperti Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2KBP3A). Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan evaluasi.

    "Kalau memungkinkan berpisah mangga (silakan). Asalkan sesuai dengan aturan. Kita juga rencananya akan evaluasi SOTK (Susunan Organisasi Tata Kerja) secepatnya," katanya kepada wartawan di Komplek Perkantoran Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Selasa (17/4/2018).

    Yulia tidak menampik jika SOTK bisa berubah karena memang ada aturannya, yakni mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Namun, peleburahn SKPD bukanlah perkara mudah lantaran membutuhkan proses panjang, pengkajian dan faktor lainnya.

    Misalnya, Yulia menyebutkan, kemampuan anggaran dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki Pemerintah Kota Cimahi. Sebab, SDM yang dimiliki saat ini masih kurang memadai. Bahkan, faktanya masih ada beberapa SKPD yang belum memiliki kepala dinas hingga kini.

    "Prosedurnya panjang, ini tidak gampang, perlu kajian. Meski begitu peluang ada (peleburan). Kita akan rapatkan dulu," ujarnya.

    Sementara itu, Kadinsos P2KBP3A Erick Yuda menilai dinasnya perlu dilebur kembali lantaran terdapat tiga bidang yang harus ditangani, yakni bidang sosial, bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana, serta bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

    "Kalau dilihat dari organisasinya memang kita perlu juga sih (dipecah)," katanya dihubungi terpisah.

    Misalnya, Erick menyebutkan akan lebih mudah dan efektif jika bidang sosial dipisahkan menjadi dinas sosial. Sebab, bagian sosial merupakan urusan yang paling mendasar dalam menangani setiap permasalahan sosial yang ada di Kota Cimahi.

    Erick tidak menampik jika peleburan bidang di dinas yang ditanganinya tergantung dari kemampuan anggaran dan SDM yang dimiliki Pemkot Cimahi. Namun, Erick menegaskan jika perubahan menjadi solusi lebih baik kedepannya kenapa tidak dilakukan.[jek]


    TAG :


    Berita TERKAIT