• Headline

    Kejar Target, Disdukcapil Kota Bandung Percepat Perekaman KTP Elektronik

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri24 April 2018 19:27
    INILAH, Bandung - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, Popong W Nuraeni ‎memastikan perekaman dan pencetakan KTP elektronik akan dipercepat, guna mengejar target sebelum gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 yang akan dilaksanakan pada 27 Juni mendatang.

    Dari data yang dirilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, masih terdapat 7.378 jiwa yang sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) namun belum melakukan perekaman. Popong pun lantas menyatakan bahwa pihaknya optimistis mampu menuntaskannya dalam rentan waktu satu bulan.

    "Sampai saat ini ada sekitar 7 ribu orang yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. Selama satu bulan kita akan mengejar target perekaman dan pencetakan KTP elektronik," kata Popong di Hotel El Royale, Jalan Merdeka, Selasa (24/4).

    Agar bisa mencapai target tersebut, Popong pun meminta peran aktif dari aparat kewilayahan agar bisa segera ‎melakukan penyisiran seluruh warga yang belum melakukan perekaman. "Kita memang belum ada gerakan menyisir keberadaan orang yang belum merekam KTP eketronik ini, makanya kami minta disisir masing-masing kecamatan," imbuhnya.

    Dikatakan Popong, 60 persen yang belum melakukan perekaman KTP elektronik ini adalah dari kalangan remaja, karena baru saja menginjak usia 17 tahun dan hendak membuat identitas kependudukan. Namun, menurutnya di para pemilik pemula ini terbentur dengan aktivitasnya.

    Selain terkait kegiatan pendidikannya bagi pemilik pemula, diakui Popong kendala terbesar melakukan perekaman ini juga ‎untuk orang dewasa. Sekalipun undangan telah disebar sepenuhnya, namun menurut dia yang datang memenuhi undangan perekaman masih sangat sedikit.

    "Kebanyakan usia pemula ini kan anak sekolahan jadi hari biasa mereka sekolah sampai sore jadi belum bisa merekam. Terus lainya misalnya dari 100 orang yang diundang hanya 25 orang yang datang," terangnya.

    Meski begitu, Popong tidak akan menyerah begitu saja apabila masyarakat kesulitan datang untuk melakukan perekaman di hari kerja. Dia sudah merancang strategi agar perekaman ‎bisa dilakukan pada akhir pekan.

    ‎"Disdukcapil membuat jadwal mepeling (memberi pelayanan keliling) pada Sabtu Minggu untuk merekam KTP elektronik. Karena hari biasa sudah rutin perekaman di kecamatan masing-masing, Sabtu-Minggu ini untuk mengejar warga yang kerja dan anak usia pemula yang sekolah," ungka Popong.

    Kemudian, Popong juga akan menggenjot kecamatan yang masih memiliki cukup warga belum melakukan perekaman KTP elektronik. Menurutnya sekitar 13 kecamatan di Kota Bandung ini terdapat lebih dari 200 orang warganya yang belum melakukan perekaman.

    "Makanya kita kejar hari Sabtu Minggu orang yang bekerja dan anak-anak pemula, termasuk kita siapkan di Citylink. Harapannya target ini bisa dicapai sebelum pencoblosan Pilkada serentak digelar pada 27 Juni mendatang," dia memungkasi.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT