• Yossi Irianto Janjikan Kota Bandung Raih WTP

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri08 Juni 2018 23:13
    fotografer: Istimewa
    INILAH, Bandung - Jika berhasil menduduki kursi kepemimpinan Kota Bandung pada periode 2018-2023, alon wali kota Bandung, Yossi Irianto sesumbar mampu mewujudkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) perihal laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    Selama di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil dan Oded M Danial, Kota Bandung masih belum bisa mewujudkan opini WTP dari BPK. Kota Bandung paling tinggi hanya mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) karena persoalan administrasi pengelolaan aset milik pemerintah daerah, seperti yang didapatkan pada laporan 2017 kemarin.

    Yossi menyatakan bahwa penilaian WTP merupakan kebanggaan tersendiri bagi daerah yang mendapatkannya. Sebab, penggunaan dan laporan keuangan rakyat dinilai baik, transparan dan tidak ditemukan hal-hal bernuansa penyelewengan dalam penggunaannya.

    "Bukan hanya pemerintah kota yang bangga, saya kira masyarakat Kota Bandung pun akan bangga jika daerahnya meraih WTP. Kota Bandung saat ini belum WTP," kata Yossi kepada wartawan usai di kawasan Bojongloa Kidul, Bandung, Jumat (8/6).

    WTP merupakan penilaian tertinggi dari BPK mengenai kewajaran informasi dan penggunaan keuangan pemerintah daerah yang disajikan dalam laporan keuangan berdasarkan empat kriteria, yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian internal.

    Yossi kemudian mengaku sudah mengantongi akar permasalahan yang mengakibatkan Kota Bandung tak juga meraih opini WTP dari BPK. Menurutnya persoalan yang menjadi batu sandungan tersebut menyangkut aset daerah yang masih berantakan.

    "Kita sudah siapkan strateginya. Saya optimistis Kota Bandung akan segera meraih opini WTP di tahun 2019 karena di 2018 semua persoalan aset akan diselesaikan," ujarnya.

    Apabila Yossi berhasil memenangkan kontestasi Pilwalkot Bandung 2018 ini, dia berjanji akan menyelesaikan persoalan aset tersebut di tahun pertamanya menjabat. Dia akan secara intensif menjalin komunikasi dan bahkan menggandeng BPK untuk mendampingi menyelesaikan persoalan aset tersebut.

    Ketika masih menjabat sebagai Sekertaris Daerah Kota Bandung, Yossi mengaku sudah melakukan berbagai perbaikan dalam penataan dan pengadministrasian aset daerah. Salah satunya, lanjut dia, dengan program accountability asset menggunakan smart goverment.

    "Apalagi saya juga sudah bekerjasama dengan BPKP tahun lalu. Insya Allah kita akan segera meraih WTP," calon nomor urut 2 ini memungkasi.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT