• Yossi-Aries Kembali Rajai Survei

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri10 Juni 2018 11:13
    INILAH, Bandung - Pasangan calon wali kota Bandung nomor urut 2, Yossi Irianto-Aries Supriatna kembali merajai hasil survei. Pada survei yang dilakukan Barometer Bandung Institute (BBI), mereka unggul dengan tingkat elektabilitas sebesar 38,5 persen.

    Lebih lanjut pasangan Oded Muhammad Danial-Yana Mulyana berada di posisi kedua dengan raihan suara 34 persen. Sedangkan duet Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat dipilih oleh 27,5 persen reseponden.

    "Ini survei yang sangat scientific. Kami tidak punya kedekatan dengan paslon mana pun. Ini sangat objektif. Kami hanya ingin mengetahui kecenderungan memilih warga Bandung. Ini mungkin bisa jadi masukan buat para paslon," kata Prof Ace Suryadi Ph.D, Peneliti BBI, di Hotel Santika Bandung, Sabtu (9/6).

    Prof Ace Suryadi mengatakan survei yang digelar pada 5-15 Mei 2018 itu menggunakan pendekatan cross-sectional survey, yaitu metode penelitian yang dilakukan pada suatu titik waktu yang bersamaan, mengambil sampel dengan variasi yang diupayakan mirip dengan variasi populasi masyarakat sehingga menggambarkan populasi warga Bandung yang sesungguhnya.

    Jumlah sampel sebanyak 400 responden yang memiliki hak pilih dan berasal dari 30 kecamatan dan 155 kelurahan di Kota Bandung dengan memilih rumah tangga dan seorang anggota rumah tangga juga secara acak. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara dengan setiap unit sampel yang terpilih dengan margin error 5 persen.

    "Hasil ini benar-benar objektif san bukan pesanan paslon lain," tegasnya yang juga diamini oleh sejumlah profesor dan guru besar dari Bandung dan Jakarta.

    Ace menjelaskan latar belakang birokrasi dan berpengalaman di pemerintahan menjadi faktor yang penting bagi masyarakat dalam menentukan pilihan guna mencari pemimpin baru di Kota Bandung. Hal ini terbukti dengan 38,8 persen responden yang mengharapkan pemimpin Kota Bandung selanjutnya harus memiliki pengalaman jabatan formal di pemerintahan.

    Terlebih, sambung Ace, Kota Bandung merupakan ibu kota Provinsi dan kerap menjadi sorotan dalam berbagai hal birokrasi.

    "Para calon pemilih cenderung akan memilih ke paslon yang mempunyai pengalaman di pemerintahan dan teruji, rencana dan program. Kemudahan dalam birokrasi menjadi sorotan pemilih dan mayoritas berharap dari kalangan tersebut untuk pemimpin nantinya," kata Guru Besar Fakultas Ilmu Pendidikan UPI Bandung tersebut.

    Selain itu, berbagai program yang ditawarkan paslon pun menjadi salah satu pertimbangan bagi pemilih. Di antaranya, terkait peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan (27,4 persen), pemantapan kualitas infrastruktur perkotaan dan pengelolaan lingkungan hidup (20,4 persen).[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT