• Headline

    TB Hasanuddin Ucapkan Selamat Pada Ridwan Kamil

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri27 Juni 2018 18:09
    fotografer: Asep Pupu Saeful Bahri
    INILAH, Bandung - Calon gubernur nomor urut 2, Tubagus Hasanuddin datang ke Hotel Papandayan, Bandung, pada Rabu (27/6) sore. Kedatangannya ke tempat tersebut tak lain untuk menemui Ridwan Kamil dan menyampaikan langsung ucapan selamat atas hasil hitung cepat yang menunjukan pasangan nomor 1 unggul di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

    Sekalipun belum ada ketetapan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun Hasan sudah mengakui kekalahannya. Dia telah menghimpun banyak data yang hasilnya menunjukan pasangan Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum berhasil unggul.

    Sebagai mantan jendral TNI AD, Hasan tidak ingin menaruh kesan negatif terhadap lawan tandingnya di Pilgub Jawa Barat 2018 ini. Justru, dia menegaskan akan tetap memberikan dukungan penuh untuk sama-sama mendorong kemajuan Jawa Barat.

    "Saya punya banyak data intelejen, dia yang menang saya realistis saja sebagai prajurit harus mengakui kemenangan itu, dan yang penting kami akan dukung supaya rakyat Jawa Barat tenang, damai, dan mari kita bangun masyarakat Jawa Barat yang sejahtera dan berkeadilan," kata Hasan di Hotel Papandayan, Jalan Gator Soebroto, Rabu (27/6).

    Sekalipun telah mwngaku kalah dalam pilgub Jawa Barat 2018 ini, Hasan yang juga sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Barat belum bisa memutuskan apakah bakal menjadi koalisi atau malah sebagai oposisi bagi pemerintahan Ridwan Kamil.

    "(Koalisi?)Saya buka baju aja belum, yang paling penting saya menunjukan respect dan punya tradisi siapa yang merasa kurang suaranya atau dengan kata lain kalah menghormati yang menang," cetusnya.

    Hasan tetap mengimbau kepada simpatisan, pendukung ataupun pihak lainnya yang tidak menjadi bagian dari kesuksesan pasangan Rindu, agar jangan sampai mengganggu kinerja Ridwan Kamil beserta Uu Ruzhanul ketika sudah resmi memimpin Jawa Barat dalam periode 2018-2023.

    "Yang menang biarkan mengabdi kepada rakyat sesuai amanah dan janjinya pada kurun waktu masa jabatan lima tahun. Jangan boleh diganggu dan jangan dijelek-jelekan itu tidak baik dan bukan tradisi kami," tegasnya.

    Hasan juga sudah pasrah tidak ada lagi upaya yang bisa dilakukan untuk memajukan dia bersama Anton Charliyan di kontestasi Pilgub Jawa Barat ini. "Saya ucapkan selamat karena quick count mau 100 per4aen dan mengambil data lapangan jadi mau 'aduglajer' juga dapat segini," ulasnya

    Perihal indikasi dugaan kecurangan dan pelanggaran lainnya, Hasan enggan membahasny terlalu jauh. Selain itu, baginya hal tersebut hanya akan menjadi evaluasi bagi tim pemenangan dan partai pengusung saja.

    "(Kecurangan) Itu evaluaai interen tidak usah dibuka yang penting saya hormat kepada pemenang, saya tidak berbicara kecurangan datang ke sini yang penting aaya harus menaruh rasa hormat kepada siapapun yang menang," jelasnya.

    Bukan hanya menunjukan penghormatan dan mengucapkan selamat saja, Hasan juga mempersilahkan sejumlah program unggulannya untuk dipakai, apabila ada yang bisa masuk dalam prioritas Ridwan Kamil dalam membangun Jawa Barat.

    "Kalau itu baik untuk beliau silahkan ambil, toh tidak dipatenkan mau diambil pak emil silahkan, yang penting kami dukung supaya masyarakat Jawa Barat 'nanjeur' dan lebih baik," pungkasnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT