• Pendemo Nilai Sistem Zonasi di PPDB Belum Siap Diterapkan

    Oleh : Okky Adiana12 Juli 2018 18:43
    INILAH, Bandung - Sejumlah massa dari Lembaga Bantuan Pemantau Pendidikan (LBP2) Jawa Barat melakukan aksi damai terkait PPDB di Dinas Pendidikan Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani, Kamis (12/7).

    Ratusan massa itu tampak berkumpul dan memenuhi area gedung Disdik Kota Bandung. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terlihat sejumlah petugas kepolisian tampak berjaga-jaga tepat di pintu masuk Disdik Kota Bandung.

    "Kita datang ke sini untuk menyelamatkan anak didik. Nasib masa depan bangsa tergantung terhadap anak didik, bukan pada kita, kalau kita sebentar lagi mati," kata salah satu pendemo melalui pengeras suara.

    Pimpinan Lembaga Bantuan Pemantau Pendidikan (LBP2) Jawa Barat, Aa Maung mengatakan, persoalan pendidikan semakin rumit dengan sistem zonasi, karena prestasi dari siswa tidak menjadi prioritas.

    Sehingga diharapkan ada perbaikan di lapangan agar tidak menjadi persoalan yang berlarut-larut bagi masyarakat.

    "Untuk masalah PPDB kami sepakat meminta revisi akan sistem zonasi, karena Kota Bandung belum siap baik sarana dan prasarana seperti ruang-ruang kelas dan sebagainya. Dan masyarakat terutama anaknya yang berprestasi merasa dirugikan," paparnya.

    Pada kesempatan yang sama, Pemerhati Pendidikan, M. Maskur menilai perlu adanya revisi akan sistem PPDB berbasis zonasi. Bahkan sistem sebelumnya yakni passing grade dianggap lebih adil bagi semua pihak.

    Diakuinya dengan sistem zonasi maka terdapat indikasi akan adanya praktik transaksi uang. Namun yang paling menjadi perhatian yakni banyak orang tua dan anak yang menjadi korban dari sistem zonasi.

    "Kita melihat banyaknya orang tua yang mengeluh akan anaknya yang tidak bisa ke mana-mana, yang akhirnya malas sekolah dan lain sebagainya. Karena prestasi siswa yang bersangkutan tidak menjadi daya tarik," terangnya.

    TAG :


    Berita TERKAIT