• Headline

    Sidang Suap, Ini Titah Abubakar dan Sekda kepada Kadis di KBB

    Oleh : Ahmad Sayuti06 Agustus 2018 11:49
    fotografer: Inilah/Syamsuddin Nasoetion
    Saksi sidang suap di KBB saat membacakan sumpah
    INILAH, Bandung - ‎Mantan Bappedalitbang KBB Adiyoto dan mantan Kadisperindag Weti Lembanawati mengaku diperintahkan untuk membantu secara moril dan materil mantan Bupati Bandung Barat Abubakar dan Sekda Maman S Sunjaya dalam Pilkada KBB 2018.

    Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan kasus suap yang menimpa tiga kepala dinas dan Bupati Bandung Barat Abubakar dengan terdakwa mantan Kepala BKPSDM KBB Asep Hikayat di Pengadilan Tipikor pada PN Kelas 1A Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (6/8/2018).

    Dalam kesaksiannya Adiyoto mengaku bersama para SKPD sempat dikumpulkan oleh Sekda Maman S Sunjaya. Maman menyampaikan akan disandingkan dengan Elin Suharliah (istri Abubakar) dalam Pilkada KBB 2018.

    "Intinya meminta dukungan secara moril dan materil. Kalau moril kita (SKPD) harus dukung, kalau moril jika ada kebutuhan (dana) pencalonan," katanya.

    JPU KPK Budi Nugraha pun langsung menanyakan kebenenaran hal itu kepada Weti Lembanawati. Weti pun membenarkannya. Dia dan seluruh kepala SKPD dikumpulkan dan disuruh mendukung pencalonan dirinya dengan Elin di Pilkada KBB 2018.

    "Benar. Intinya semua siap membantu dan tidak ada yang keberatan. Disampaikan Pak Maman," ujarnya.

    Jaksa Budi pun kemudian menanyakan apakah ada pertemuan dengan Abubakar dan membicarakan soal pengumpulan dana untuk pencalonan istrinya (Elin) dan Maman S Sunjaya.

    Adiyoto mengaku pertemuan dengan Bupati (Abubakar) sifatnya briefing (pasca pertemuan dengan Sekda), dan hampir semua SKPD hadir dalam briefieng pada awal Januari 2018.

    "Salah satunya tentang persiapan Pilkada pencalonan Ibu (Elin) dan Maman. Mohon dukungan dinas, dukungan moril dan materil," ujarnya.

    Hal senada juga disampaikan oleh Weti saat JPU melontarkan pertanyaan yang sama kepadanya. Weti dan kepala SKPD lainnya, menerjemahkan istilah membantu dengan menyiapkan dana atau anggaran.

    "(Abubakar) bilang mohon dibantu, persiapan Pilkada. Kita menerjemahkan dana. Teman-temannya juga sama seperti itu (bantu dana)," ujarnya.

    Hingga kini persidangan yang berlangsung di ruang dua masih berlanjut dengan pemeriksan Adiyoto, Weti, Michael dan tiga orang saksi lainnya yang bakal dikonfrontrasi. [gin]

    TAG :


    Berita TERKAIT