• Headline

    Penyuap Bupati Subang Terancam 5 Tahun Penjara

    Oleh : Ahmad Sayuti24 September 2018 17:12
    INILAH, Bandung- Setelah Miftahudin, satu lagi terdakwa penyuap mantan Bupati Imas dipersidangkan di Pengadilan Tipikor Bandung. Adalah Puspa Sukrisna alias Koh Asun. Akibat perbuatannya Koh Asun terancam hukuman lima tahun penjara.

    Hal itu terungkap dalam sidang kasus suap perizinan di Subang dengan terdakwa Puspa Sukrisna alias Koh Asun, di Pengadilan Tipikor pada PN Kelas 1A Khusus Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (24/9/2018).

    Dalam sidang agenda pembacaan dakwaan yang dipimpin Muhammad Razad, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Yadyn menyatakan terdakwa melakukan, menyuruh melakukan dan yang turut serta melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa hingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut memberi sesuatu.

    "Yakni berupa uang seluruhnya sejumlah Rp.1.2 miliar kepada penyelenggara negara," katanya.

    Uang sebesar itu diberikan kepada Imas Aryumningsih (tervonis 6,5 tahun), Asep Santika (tervonis 5 tahun), dan Darta (tervonis 5 tahun) melalui Miftahudin yang telah divonis dua tahun dalam berkas tuntutan terpisah.

    Yadyn menyebutkan, uang senilai Rp 1, 2 miliar tersebut digelontorkan dengan rincian kepada Asep Santika Rp 40 juta, Darta Rp 824 juta, kemudian kepada Imas Aryumningsih senilai Rp 300 juta, fasilitas kampanye, dan uang tunai Rp 110 juta.

    Padahal patut diduga uang tersebut ada hubungannya dengan jabatan mereka sebagai penyelenggara negara, yakni untuk meloloskan atau mengeluarkan izin prinsip dan izin lokasi PT Alfa Sentra Property di Kabupaten Subang.

    Atas perbuatannya tersebut, kepadanya didakwakan pasal 5 ayat satu (1) huruf a atau pasal 13 undang-undang tindak pidana korupsi.

    "Ancamannya maksimal lima tahun penjara, dia kan penyuap," kata Yadyn usai persidangan.

    Atas dakwaan tersebut baik terdakwa ataupun kuasa hukumnya tidak mengajukan eksepsi, dan sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT