• Headline

    Pengamat Sebut Persoalan Sekda Kota Bandung Dipolitisasi

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri08 Oktober 2018 10:27
    Wali Kota Bandung Oded M Danial
    INILAH, Bandung - Pengamat Administrasi Publik Universitas Padjadjaran Yogi Suprayogi menilai ada unsur politis yang menyelimuti persoalan Sekertaris Daerah (Sekda) definitif Kota Bandung. Pasalnya, hingga kini belum kunjung ada pelantikan, meski telah ada rekomendasi.

    Yogi menuturkan, ketika Ridwan Kamil menunjuk Benny Bachtiar melalui proses seleksi lelang jabatan atau 'open bidding', keputusan tersebut diamini Oded Muhammad Danial. Namun, dia heran manakala Oded sudah dilantik menjadi wali kota malah akan mengevaluasi dan bahkan belakangan justru mengusulkan penggantian pada Kementerian Dalam Negeri.

    "Ada zaman Pak Ridwan Kamil kan sudah diputuskan dan diketahui Pak Oded dan sudah oke. Nah, sekarang persoalannya ketika beliau (Oded) sudah menjadi wali kota kemudian ada preseden ditinjau ulang, dihilangkan dan lainnya ada apa? Ini terkesan ada politisasi," kata Yogi kepada wartawan, Senin (8/10/2018).

    Yogi mengaku kaget ketika Oded kembali menugaskan Evi Shaleha menjadi Pelaksana Harian (Plh) sekda Kota Bandung. Hal ini dinilainya cukup berani, mengingat sudah ada aturan yang menyatakan sekda definitif harus segera dilantik ketika Penjabat (Pj) sekda yang sebelumnya diemban Dadang Supriatna telah habis masa tugasnya pada 2 Oktober lalu.

    "Seharusnya, Pemkot sudah melantik sekda definitif berdasarkan peraturan presiden (Perpres) Nomor 3 Tentang Penjabat Sekretaris Daerah," tegasnya.

    Yogi menuturkan, penunjukkan Benny sebagai calon sekda definitif sudah melalui proses yang sesuai. Bahkan, ketika saat ini diinformasikan telah turun surat keputusan dari Kemendagri soal pelantikan Benny, seharusnya tidak dipolitisasi lagi.

    "Birokrasi itu seharusnya tidak bisa dipolitisasi, seharusnya perpegang teguh saja pada sistem merit. Artinya berdasarkan prestasi yang dilakukan dalam seleksi terbuka," dia menjelaskan.

    Yogi mengatakan, Pemkot Bandung ataupun Oded secara personal sebagai pemimpin harus segera melantik sekda definitif. Karena, keberadaan sekda definitif sangat diperlukan untuk menopang pemerintahan Oded dalam lima tahun ke depan.

    "Dalam peraturannya, Pj atau Plh sekda tidak memiliki kewenangan strategis. Walaupun keputusan ada di wali kota dan wakil wali kota. Tapi, yang mengawali ini semua harus Sekda definitif. Gak bisa sekda yang masih dijabat Pj atau Plh," pungkasnya. [gin]




    TAG :


    Berita TERKAIT