• Sebagian Partai di Kabupaten Bandung Serahkan Desain APK

    Oleh : Rd Dani Rahmat Nugraha10 Oktober 2018 20:23
    INILAH,Bandung- Badan Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bandung menyatajab baru tujuh dari 15 partai politik peserta pemilu yang telah menyerahkan desain Alat Peraga Kampanye(APK).

    Padahal berdasarkan aturan PKPU, peserta pemilu wajib menyerahkan desain APKnya. Meski tak ada batas waktu, namun alangkah baiknya partai politik segera menyerahkan persyaratan tersebut.

    "Peserta pemilu yang sudah menyerahkan desain APK baru tujuh dari 15 peserta pemilu," ujar Koordinator Divisi Pencegahan dan Pengawasan Bawaslu Kabupaten Bandung, Hedi Ardhia, Rabu (10/10/18).

    Hedi mengatakan, APK diberikan oleh KPU untuk pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden dan DPRD Kabupaten Bandung. Meski tidak ada batasan waktu namun lebih baik agar peserta pemilu segera mengirimkan desain. Apalagi kampanye dilakukan sejak 23 September lalu hingga 13 April.

    "Dampaknya dilapangan banyak bertebaran APK yang tidak sesuai desain. Karena partai politik tidak menyerahkan desain resmi ke KPU," ujarnya.

    Menurutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPU Kabupaten Bandung agar menyelesaikan pekerjaan yang tertunda dan tidak tuntas terkait APK. Sebab pihaknya fokus dalam pengawasan pemasangan APK, kesesuaian desain APK, kemudian jumlah, ukuran dan lokasi.

    Hedi melanjutkan, masing masing peserta pemilu akan difasilitasi 10 baligo dan 16 spanduk yang dipasang di Kecamatan perpartai. Kata dia, partai politik bisa menambah baligo 5 dan spanduk 10 per desa dan perpartai.

    "Di ketentuan soal desain bahwa desain APK dan spanduk bisa mencantumkan lambang, nama dan no urut parpol dan visi misi dan pengurus parpol," katanya.

    Selain desain APK, lanjut Hedi, partai politik juga banyak yang belum menyerahkan daftar susunan tim kampanye dan pelaksana kampanye. Padahal, sesuai aturan partai peserta pemilu harus menyerahkan susunan tim kampanye dan pelaksanan kampanye kepada penyelenggara pemilu satu hari sebelum proses kampanye dimulai.

    "Dari 15 partai peserta pemilu, baru PPP, PKS dan Partai Garuda yang sudah menyerahkan susunan tim kampanye dan petugas kampanye, sisanya belum menyerahkan," ujarnya.

    Bawaslu Kabupaten Bandung kata Hedi telah mengingatkan kepada peserta pemilu untuk segera menyerahkan susunan tim kampanye dan pelaksana kampanye.

    "Sebelum masa kampanye dimulai, kami dan KPU sudah berkirim surat kepada peserta pemilu," katanya.

    Dikatakan Hedi, susunan tim dan pelaksana kampanye merupakan hal penting untuk diperhatikan oleh peserta pemilu. Salah satu hal yang paling penting peserta pemilu menyerahkan susunan tim dan pelaksana kampanye adalah melakukan penegakan aturan main pemilu.

    "Untuk penindakan pelanggaran pidana subjek yang bisa ditangani itu terbatas. Contohnya dalam politik uang, subjek yang bisa dijerat hanya tim kampanye dan pelaksana kampanye. Kalau susunannya belum diserahkan dan terjadi pelanggaran, siapa yang akan bertanggung jawab," ujarnya.

    Hedi meminta kepada seluruh peserta pemilu untuk segera menyerahkan susunan tim dan pelaksana kampanye, jika tidak maka peserta pemilu terancam pembubaran ketika melakukan kegiatan kampanye.

    Bawaslu Kabupaten juga meminta kepada KPU setempat untuk memberi ketegasan terhadap peserta pemilu supaya mengikuti aturan main kampanye.

    "Kalau susunan tim dan pelaksana kampanye belum juga diserahkan oleh partai peserta pemilu, bisa menjadi bumerang bagi penyelenggara pemilu," katanya.

    Tim kampanye dibentuk oleh pasangan calon bersama parpol atau gabungan parpol yang mengusung paslon. Sementara. Penyelenggara kampanye adalah petugas penghubung peserta dengan KPU yang memfasilitasi penyelenggaraan kampanye.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT