• Headline

    Cetak e-KTP Ditunda Sampai Tahun Depan

    Oleh : Rizki Mauludi02 Desember 2016 17:41
    •  Share
    •  Tweet
    INILAH,Bogor - Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor diserbu pertanyaan dari masyarakat Kota Bogor dikarenakan blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP sudah habis dari awal bulan Oktober 2016.

    Padahal Disdukcapil menargetkan warga Kota Bogor yang sudah direkam e-KTP dari 2012 sampai 2015 akan diberikan e-KTP otentik bukan kartu sementara atau keterangan sudah direkam e-KTP.

    Sebanyak 10.000 blanko e-KTP disalurkan oleh pemerintah pusat tahun 2016 hingga Desember, namun karena permintaanya yang banyak dan tidak terstruktur untuk siapa saja yang boleh mencetak e-KTP sebanyak puluhan ribu penduduk yang sudah merekam e-KTP dari thaun 2012 - 2015 masih menggunakan KTP sementara dengan keterangan Disdukcapil.

    Kepala Disdukcapil Kota Bogor Dody Ahdiat mengatakan, pihaknya mempunyai hutang pencetakan kepada masyarakat Kota Bogor sekitar kurang lebih 50.000 e-KTP, karena dari tahun 2012 hingga 2015 masih banyak warga yang belum dicetak e-KTPnya.

    Hal ini dikarenakan beberapa kendala salah satunya keterbatasan blangko e-KTP yang kerap terjadi di Disdukcapil. "Untuk warga yang sudah direkam sendiri ada sekitar 40.000 orang Sekota Bogor pada tahun 2016 dan akan dicetak pada tahun 2017 atau menunggu blangko e-KTP didistribusikan pemerintah pusat," ungkap Dody Jum'at (2/12/2016) sore saat dihubungi.

    Dody melanjutkan, warga Kota Bogor dimohon kesabarannya karena bulan lalu sebanyak 10.000 orang dengan data yang sudah disimpan dilakukan pencetakan.

    Pihaknya sudah menyediakan loket khusus untuk pencetakan e-KTP perekaman dari tahun 2012 hingga 2015, dengan kapasitas kemampuan loket 1 hari bisa mencetak 500 KTP.

    "Sesi kedua yang baru rekam, KTP yang rusak dan merubah elemen data dipersilahkan mencetak tahun 2017. Dari pusat juga dijatah hanya 10.000 blangko e-KTP hingga November 2016. Blangko ada lagi pada bulan Februari 2017," tambahnya.

    Pria yang hobi bermain Golf ini juga menjelaskan, pihaknya terus menunggu kiriman blangko selanjutnya karena daerah tidak bisa melakukan pengadaan blangko, padahal Wali Kota Bogor Bima Arya akan mengambil kebijakan pengadaan blanko.

    "Banyak masayarakat yang bertanya kapan e-KTP bisa dicetak, saya telah membuat surat edaran pada 03 Oktober 2016 dengan nomor surat 470/1099- Disdukcapil tentang perekaman KTP elektronik yang menyatakan blanko sudah habis tahun 2016," terangnya. [ito]