• Lahan Tol Bocimi Sudah Terbebaskan 96 Persen

    Oleh : Reza Zurifwan10 Januari 2017 20:01
    INILAH, Bogor - Bupati Bogor Nurhayanti bergantung kepada Kantor Pertanahan Nasional (KPN) Kabupaten Bogor demi mempercepat pembangunan jalan tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi).

    Pasalnya, pembebasan lahan sendiri baru tercapai 96 persen lebih dari total panjang 54 Km. Pembangunan jalan tol Bocimi sendiri dibagi dalam 4 sesi, di mana sesi 1 Ciawi - Cigombong 15, 35 Km dan seksi 2, Cigombong - Cibadak 11,9 , Cibadak - Sukabumi Barat 13 Km dan Sukabumi Barat - Kota Sukabumi 13 Km. Untuk total investasi Ciawi - Cigombong memakan biaya Rp.7.775.935.000.

    "Lahan yang belum dibebaskan adalah tanah wakaf. Dimana dari 5 bidang, 3 bidang sudah direlokasi dan 2 tanah wakaf lainnya belum direlokasi," ujar Nurhayanti, Selasa (10/01/2017).

    Walaupun bisa menggunakan sistem konsinyasi, namun mantan Sekda ini berharap penyelesaian terjadi di meja perundingan.

    "Kami harap sih kendala pembebasan lahan ini selesai di meja perundingan, dan bukan melalui sistem konsinyasi," tambahnya.

    Target, permintaan Presiden Joko Widodo yang menargetkan pembangunan Tol Bocimi tuntas di tahun 2018, dirinya pun agak pesimis.

    "Karena melihat kendala pembebasan lahan dan lainnya. Kami akan usahakan target Presiden Joko Widodo tercapai walaupun sedikit pesimis," terang Nurhayanti.

    Suherman, staf Asisten Pemerintahan melanjutkan setelah pembentukan tim penaksiran dan pembebasan tanah (TP2T), Pemetintah Kabupaten Bogor hanya sebagai anggota dan diketuai oleh KPN Kabupaten Bogor.

    "Pembebasan lahanyya kami serahkan ke KPN Kabupaten Bogor, jadi Pemerintah Daerah hanya menunggu laporan. Saat ini menurut laporan, dua bidang yang belum dibebaskan adalah Masjid dan Makam," pungkas Suherman. [jek]



meikarta.. the world of ours