• Headline

    600 Pegawai Dishub Dilarang Libur Lebaran

    Oleh : Rishad Noviansyah19 Juni 2017 16:16
    INILAH, Bogor- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor akan fokus pada pengamanan jalur wisata pasca Hari Raya Idul Fitri 2017, khususnya di kawasan Puncak mulai H+2 lebaran 2017. Bahkan, pos pengamanan yang biasa ada di wilayah timur, dipindahkan dan digabung dengan pos polisi Gadog, Megamendung.

    "H+2 kami fokus pada tempat wisata. Karena Bogor bukan tujuan mudik, melainkan tujuan wisatawan pasca lebaran untuk liburan. Maka kami akan lakukan terus cek kendaraan terutama bus yang akan menuju Puncak," kata Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Eddy Wardani, Senin (19/6).

    Untuk mengantisipasi kejadian bencana alam seperti longsor di Puncak, Dishub telah berkoordinasi dengan dengan Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor.

    "Mudah-mudahan tidak sampai terjadi. Tapi, kami sudah siapkan kendaraan berat di dekat Gunung Mas, karena di sana lokasi rawan longsor. Tapi, secara keseluruhan sih zero accident (nihil kecelakaan). Karena, sejak H-3 sampai H+4 juga truk dilarang melintasi Puncak," tukasnya.

    Kepala Bidang Pengawasan Dishub Kabupaten Bogor, Bisma Wisuda menjelaskan, untuk meminimalisir kecelakaan di jalur wisata, Dishub dan Polres Bogor akan menggiring pengguna sepeda motor berkumpul di Pos Gadog sebelum dikawal kepolisian naik ke arah Cisarua.

    "Dalam dua tahun terakhir, lebih dari 60% jalan di wilayah selatan itu diisi kendaraan roda dua. Nah, kami harapkan dengan dikumpulkan dulu kemudian dikawal, kerawanan kecelakaan lalu lintasnya bisa ditekan. Karena tidak bisa dipungkiri sepeda motor kerap terlibat kecelakaan mematikan," kata Bisma.

    Bisma menambahkan, di belahan selatan Kabupaten Bogor, disiapkan tiga titik pencatatan arus lalu lintas. Yakni Posko Cisarua, Posko Cigombong dan Posko Cileungsi dengan masing-masing posko diisi 10 orang.

    Sementara titik kemacetan arus mudik dan arus balik diprediksi terjadi di Simpang Ciawi-Pasar Ciawi-Simpang Ratna-Simpang Cikreteg-Simpang Cimande-Simpang Cigombong-Simpang Pasar Cigombong. Kemudian di Puncak mulai Simpang Gadog-Pasir Angin-Simpang Megamendung-Jogjogan-Taman Wisata Matahari-Taman Safari.

    "Kalau di barat, dari Laladon-IPB-Ciampea-Cibatok-Cemplang-Leuwiliang. Sementara timur diprediksi mulai Flyover Cileungsi-Metland-Taman Buah Mekar Sari-Cibucil. Sementara utara masih di sekitar Parung," jelas Bisma.

    Jalur alternatif untuk menghindari titik-titik padat lalu lintas juga telah disiapkan. Seperti Ciawi-Sukabumi alternatif kendaraan pribadi melewati Jalur Bocimi (Wisata Puncak-Arah Sukabumi). Lalu, Seuseupan-Pasirmuncang-Lembangnyiur-Pasar Cisarua alternatif kendaraan pribadi kawasan wisata Puncak-arah Bandung.

    Kemudian Cilember-Jogjogan-Ciburial alternatif Jalur Puncak arah Bandung. Lalu, Citeureup-Sentul-Babakanmadang-Pasir Angin alternatif dari arah Jakarta menuju Puncak keluar di Simpang Pasir Angin wisata Puncak arah Bandung dan Cileungsi-Jonggol Cariu, rute alternatif lintas angkutan barang dan penumpang Jakarta-Cianjur-Bandung.

    "Selama lebaran, pegawai Dishub tidak ada yang libur cuti bersama. Semua dengan total 642 orang mulai PNS hingga tenaga honorer semua masuk. Terutama yang di lapangan. Kalau staf, mungkin libur tapi standby," timpal Sekretaris Dishub, Supriyanto. [ito]