• Headline

    BK Rapat Bahas Aksi Untung Pimpin Paripurna Pakai Pakaian Ormas

    Oleh : Rizki Mauludi17 Juli 2017 16:16
    INILAH, Bogor - Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bogor menggelar rapat internal dengan pembahasan utama aksi ketua DPRD Kota Bogor pada Senin (17/7) siang. BK juga membahas tentang adanya aduan apa saja yang masuk ke BK tentang anggota DPRD sampai 2017 ini.

    Ketua BK DPRD Kota Bogor, Andi Surya Wijaya mengatakan, terkait aksi ketua DPRD Kota Bogor, pihaknya membahas diinternal BK pada Senin (17/7) siang.

    "Hari ini kami rapat internal BK," singkatnya.

    Sementara anggota BK DPRD Kota Bogor, Najamudin mengatakan, BK menindaklanjuti aksi ketua DPRD itu dengan rapat.

    "Selain pembahasan itu, dilakukan juga pembahasan tentang surat aduan ke BK. Dilihat sudah ada berapa surat aduan ke BK DPRD Kota Bogor. Kami rapatkan sebelum ada rapat Paripurna pukul 14.00 WIB," ungkap Naja.

    Sebelumnya Ketua PMII Kota Bogor, Fahrizal menyayangkan terjadinya kejadian ketua DPRD Kota Bogor yang memakai seragam ormas Pemuda Panca Marga (PPM) memimpin Paripurna. Hal itu tidak seharusnya terjadi di sidang sakral, di mana harapan rakyat dititipkan.

    "Ini sudah melecehkan lembaga, kami tak melarang eksistensi ormas. Tapi masyarakat menaruh harapan besar terhadap wakil rakyat. Bahwa Ketua DPRD dipilih oleh rakyat bukan oleh ormas," ungkapnya kepada wartawan.

    Fahrizal mengatakan, Ketua DPRD seharusnya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat. Pakaian sudah diatur di tata tertib dewan terutama dalam rapat rapat tertentu. Itulah sebabnya pakaian DPRD setiap tahun ada anggarannya tentang pakaian kedinasan.

    "Kami minta BK DPRD untuk bertindak tegas terhadap Untung Maryono yang berperilaku seenaknya," terangnya.

    PMII juga mendesak seluruh anggota DPRD untuk sepakat memberhentikan Untung dari Ketua DPRD Kota Bogor. Karena sudah tidak pantas dan tidak menghargai lembaga.

    "Kami ingatkan kejadian yang memalukan ini tidak diikuti oleh anggota yang lainnya. Kalian wakil rakyat, bukan wakil ormas, dan kalian itu dipilih oleh rakyat," tutupnya. [ito]