• PBB Kabupaten Bogor Melebihi Target

    Oleh : Reza Zurifwan12 September 2017 17:39
    INILAH, Bogor - Bupati Bogor Nurhayanti bersyukur raihan Pajak Bumi Bangunan (PBB) Kabupaten Bogor melebihi dari target yang diberikan olehnya yaitu Rp383 miliar.

    "Alhamdulillah dari target raihan PBB sebesar Rp383 miliar, kami berhasil 100 persen lebih dalam mengumpulkan uang PBB, yaitu sebesar Rp385 miliar," ujar Nurhayanti, Selasa, (12/9/2017).

    Mantan Sekda ini menambahkan untuk meningkatkan raihan PBB atau Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia memerintahkan Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappenda) Dedi Bachtiar untuk melakukan intensifikasi maupun ekstensifikasi.

    "Saya sudah perintahkan Dedi Bachtiar untuk melakukan intensifikasi maupun ekstensifikasi untuk meningkatkan raihan PBB, BPHTB, pajak hiburan, pajak restoran dan enam pajak lainnya atau dalam hal ini Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun ini dalam anggaran perubahan kami menargetkan peningkatan PAD dari Rp2,15 triliun menjadi Rp2,25 triiliun atau naik hingga Rp100 miliar karena adanya defisit anggaran," tambahnya.

    Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Bogor Syarifah Sopiah menjelaskan peningkatan PAD ini mau tak mau dilakukan karena adanya defisit anggaran.

    "Kemarin itu di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) kami masih defisit Rp100 miliar untuk kegiatan penting dan prioritas. Peningkatan PAD itu kami bebankan ke Bappenda Kabupaten Bogor. Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri sudah mengurangi anggaran belanja karena sebelumnya kami masih defisit hingga Rp620 miliar," jelas Syarifah Sopiah.



    Kepala Bappenda Kabupaten Bogor Dedi Bachtiar melanjutkan, uang pajak sebesar Rp385 miliar ini belum termasuk raihan denda PBB karena laporan keuangannya berbeda buku.

    "Kalau ditambah dengan raihan denda PBB, maka total uang yang terkumpul dari PBB sebesar Rp404 miliar. Raihan PBB yang melebihi target ini karena Bappenda menciptakan daya saing di antara UPT Pajak Daerah untuk menjadi yang terbaik. Tahun ini kami memberikan hadiah kepada UPT Pajak Daerah Gunung Putri karena terbaik dalam mengumpulkan PBB," tambahnya.

    Dedi menerangkan dengan sisa waktu lebih dari 3 bulan, Bappenda Kabupaten Bogor tetap meningkatkan target raihan murni PBB tanpa denda sebesar Rp30 hingga 40 miliar.

    "Kalau untuk raihan PBB murni kami setdaknya berencana meningkatkan raihan hingga Rp30 miliar dan sisa raihan Rp70 miliar lainnya akan kami dapatkan dari BPHTB, pajak restoran, pajak hiburan, pajak parkir , pajak air tanah, pajak reklame, pajak hotel, pajak penerangan jalan dan pajak mineral bukan logam," tutupnya. [jek]



meikarta.. the world of ours