• Serapan Anggaran Kota Bogor Baru Rp481 Miliar di Triwulan III

    Oleh : Rishad Noviansyah12 September 2017 17:48
    INILAH, Bogor- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat mengumpulkan seluruh staf di Ruang Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Selasa (12/9). Salah satu yang dibahas adalah jebloknya serapan anggaran yang baru menyentuh 38,60% pada triwulan III tahun 2017.

    Ade mengingatkan, minimnya serapan anggaran ini harus diperhatikan serius oleh pada kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga camat se-Kota Bogor.

    "Hingga Agustus, serapan kita baru 38,60% atau sekitar Rp481 miliar. Ini harus jadi perhatian serius bagi seluruh perangkat daerah. Karena hingga kini belum semua dinas atau SKPD menyerahkan Rencana Umum Pengadaan (RUP) ," kata Ade.

    Dia meminta, pada Oktober mendatang, para SKPD bisa memberi kepastian serapan anggaran secara maksimal. "Mudah-mudahan Oktober lebih baik. Karena sekarang belum semu melaporkan. Dikhawatirkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran tidak membengkak," cetus Ade.

    Pada 2017 ini, Pemkot Bogor memiliki porsi belanja daerah hingga Rp2,2 triliun. Namun, dalam RAPBD Perubahan, porsi itu bertambah 13,74% menjadi Rp2,56 triliun. "Di perubahan, kami targetkan SILPA itu 5% atau Rp100 miliar. Makanya kita terus genjot. Ada 10 SKPD yang serapan buruk tapi tidak sebutkan dan 10 SKPD itu memberi kepastian Oktober nanti," cetusnya.

    Jika dirinci, porsi belanja daerah terbagi menjadi belanja langsung Rp1,2 triliun pada APBD murni dan naik hingga Rp1,4 triliun dalam RAPBD 2017. Sementara belanja tidak langsung sekitar Rp1,43 triliun. [jek]



meikarta.. the world of ours