• Headline

    Meski Berat, Syaikhu Yakin Cukup dengan Dua Partai Pun Bisa Menangi Pilgub Jabar

    Oleh : Rishad Noviansyah07 Desember 2017 15:07
    INILAH, Bogor- Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Barat dari PKS, Ahmad Syaikhu optimistis dukungan partai politik terhadapnya untuk mendampingi Deddy Mizwar dalam Pilgub Jabar 2018 semakin kuat. Setelah PKS dan Demokrat, pasangan Demiz-Syaikhu menanti kepastian dari Gerindra dan PAN.

    Demokrat sejauh ini telah sepakat dengan PKS mengusung Demiz-Syaikhu. Dengan total 24 kursi, bagi Syaikhu sudah cukup untuk maju mendampingi Demiz. Meski dia mengakui cukup berat untuk menang.

    Secara informal, kata Syaikhu, PAN telah menyatakan dukungannya. Namun, PAN masih harus melalui berbagai proses, mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) partai.

    "Informalnya sudah menyatakan dukungan. Tapi minta waktu menjalankan (proses) sesuai AD-ART. Sekarang sedang dilakukan," kata Syaikhu di Kantor DPD PKS Kota Bogor, Kamis (7/12).

    Sementara dengan Gerindra, dia optimis akan kembali satu suara dalam dukungan. Pasalnya, sejak awal PKS dengan Gerindra telah berkoalisi meski dalam perjalannya ada penarikan dukungan dari DPD Gerindra Jabar.

    "Masih gonjang ganjing. Tapi, belum ada omongan langsung dari Pak Probowo terkait penarikan dukungan itu," ungkapnya.

    Dia menegaskan, jika keempat parpol bersatu, maka akan membuat dukungan kepada Demiz-Syaikhu menjadi 37 kursi. "Terus diupayakan. Tapi, dengan dua partai pun cukup dan Insha Allah siap. Tapi, memang berat untuk menang," tegasnya.

    Sementara untuk survey, kata dia, hasil terbaru baru akan keluar pada Selasa pekan depan. "Untuk nama saya, sudah muncul. Yang terbaru sih mungkin pekan depan bisa dipublikasi. Dengan waktu yang singkat, saya rasa, elektabilitas Demiz sebagai cagub pun masih bisa mengejar Ridwan Kami. Karena Demiz masih di posisi dua tapi selisihnya tidak besar. Masih bisa terkejar," kata dia.

    Sementara Ketua DPD PKS Kota Bogor Atang Trisnanto mengungkapkan pasangan Demiz-Syaikhu merupakan pilihan terbaik dan diharapkan oleh kader. Menurutnya, modal utama adalah keyakinan dari kader.

    "Itu modal utama. Kalau kader sudah yakin akan membuat energi gerak yang luar biasa," ungkapnya.

    Dia menuturkan, PKS Kota Bogor telah melakukan election update setiap bulan dan telah memasuki kali keempat. Hasil terbaru September 2017, pasangan Demiz-Syaihku memiliki elektabilitas 35% lebih rendah 8% dari Ridwan Kamil.

    "Mulai Januari akan dilakukan per dua minggu election update-nya. Target kita, pada Juni-Juli 2018 mencapai 70% jika ada dua pasang cagub dan 55% jika tiga pasang, untuk di Kota Bogor," jelasnya. [ito]