• Headline

    Inggrid Kansil Cawabup Paling Tajir

    Oleh : Rishad Noviansyah17 Januari 2018 16:40
    INILAH, Bogor- Calon Wakil Bupati Bogor dari Partai Demokrat Inggrid Kansil menjadi kontestan paling kaya di Pilbup Bogor. Pendamping Jaro Ade memiliki total kekayaan Rp34,9 miliar.

    Jumlah itu menjadi yang paling tinggi di antara kontestan pilbup lainnya, di luar Cabup Jaro Ade, Nungki dan Cawabup Iwan Setiawan karena belum terdaftar di laman http:// kpk.go.id/id/pantau-pilkada-indonesia.

    Dari 10 calon yang mendaftar maju dalam Pilbup Bogor 2018, baru tujuh calon yang laporan harta kekayaannya terdaftar di laman resmi KPK itu. Mereka adalah Ade Yasin, Gunawan Hasan dan Ade Wardhana sebagai calon bupati. Kemudian Inggrid Kansil, Bayu Syah Johan, Ficky Rhoma dan Asep Ruhiyat sebagai calon wakil bupati.

    Pada urutan kedua calon paling tajir diduduki kader PDI Perjuangan yang maju mendamping Nungki, yakni Bayu Syah Johan dengan total kekayaan Rp26,1 miliar.

    Sementara untuk calon perseorangan, Gunawan Hasan menjadi yang paling tajir dengan total kekayaan Rp10,8 miliar, disusul Ade Wardhana Rp6,6 miliar.

    Sementara putra Raja Dangdut Rhoma Irama, Ficky Rhoma jadi juru kunci soal harta kekayaan dengan hanya Rp1,2 miliar. Sedangkan Cabup dari PPP Ade Yasin memiliki harta kekayaan Rp4,7 miliar.

    Dalam lama tersebut, tiga nama masih belum terdaftar hingga berita ini dimuat. Mereka adala Jaro Ade, Nungki dan cawabup Iwan Setiawan.

    Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bogor Ridwan Arifin sebelumnya mengimbau para calon sesuai jadwal yang telah ditentukan.

    "Agar pasangan calon melengkapi persyaratan yang belum lengkap. Dominan yang belum terpenuhi itu surat pajak lima tahun terakhir dan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) dari KPK," kata Ridwan.

    Menurutnya, saat pendaftaran, berkas persyaratan tersebut berbentuk resi pengajuan. Penyertaan surat pengajuan seperti itu memang diperbolehkan saat pendaftaran. Namun ketika masa perbaikan nanti, surat pengajuan itu harus sudah dilengkapi dengan laporan yang dikeluarkan instansi terkait.

    "Kami harap semua paslon segera melengkapi kekurangan tersebut sebelum batas akhir masa perbaikan nanti," kata dia.

    STS Paling Tajir di Pilwalkot Bogor

    Sementara di Pilwalkot Bogor, cawawali Sugeng Teguh Santoso (STS) tercatat memiliki harta kekayaan Rp85 miliar. Jumlah itu jauh lebih besar dibanding cawalkot petahana Bima Arya Sugiarto yang memiliki kekayaan Rp5,5 miliar.

    Pasangan STS, cawali Dadang Iskandar Danubrata memiliki jumlah kekayaan Rp4,1 miliar. Disusul Achmar Ru'yat Rp3,3 miliar hingga Edgar Suratman Rp2,8 miliar di posisi cawali.

    Untuk cawawali, STS jadi yang paling tajir dengan Rp85,6 miliar, diikuti Dedie A Rachim Rp11,1, kemudian Zaenul Mutaqin Rp3,4 miliar. Terakhir, Sefwelly Ginanjar Djoyodiningrat dengan nilai kekayaan Rp887,9 juta.

    Terpisah, Pengamat Politik Yusfitriadi mengungkapkan, keberadaan uang tidak bisa dihindarkan dalam konteks politik. Menurutnya, dari manapun sumbernya, akan selalu berbentuk uang, barang atau jasa.

    "Tapi, dana besar bukanlah penentu kemenangan. Karena, ada pemilih yang hanya mengambil uang atau barang pemberian paslon atau parpol, tapi tidak untuk memilih paslon atau parpol itu," kata Yus.

    Menurutnya, di Bogor ini pemilih tradisional akan lebih terpengaruh dengan investasi sosial dan politik yang panjang di tengah masyarakat sebagai stakeholder politik besar.

    "Finansial itu ada di urutan keempat untuk memenangkan paslon. Karena investasi sosial dan politik jangka panjang akan lebih menentukan," katanya.

    TAG :


    Berita TERKAIT