• Headline

    MS Kaban: Bima Tak Cocok Jadi Wali Kota Bogor

    Oleh : Rizki Mauludi21 April 2018 15:31
    INILAH, Bogor - Petahan dalam Pemilihan Wali Kota (Piwalkot) Bogor Bima Arya Sugiarto dinilai tidak cocok menjadi Wali Kota Bogor.

    Bima lebih cocok menjadi menteri ketimbang mengurus Kota Bogor. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Dewan Suro Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban pada Jum'at (20/4) malam.

    "Saya sangat hormat dengan Bima Arya, dengan kecerdasannya kapasitas level nasional. Dalam kepemimpinannya sebagai wali kota potensi dia yang sangat besar akan sangat disayangkan," ungkapnya kepada INILAH usai bersilaturahmi dengan masyarakat.

    Kaban melanjutkan, diibaratkan dengan benda besar masuk di ruang kecil tidak cocok. Apa yang telah dia buat seakan-akan tidak terasa. Antara muatan dan kapasitas tidak seimbang.

    "Saya pikir beliau (Bima-red) lebih cocok ke level nasional. Kalau ada orang yang bertanya siapa kandidat menteri, saya akan bilang Bima Arya," terangnya.

    Kaban menegaskan, pada momen Pilwalkot Bogor 2018 ini PBB tidak mendukung Paslon nomor urut tiga, Bima Arya Sugiarto dan Wakilnya Dedie A Rachim. PBB tidak mendukung siapapun dalam Pilkada di Kota maupun Kabupaten Bogor.

    "Jika ada yang membawa atribut-atribut PBB itu boleh dikatakan gelap atau ilegal. Hal itu sudah diputuskan di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) beberapa waktu lalu. Tapi beda dengan pilihan pribadi, contoh saya sekarang mendukung Paslon nomor urut dua ada Piwalkot Edgar Suratman dan Sefwelly Gianyar Djoyoningrat," tegasnya.

    Kaban membeberkan, dirinya menginginkan calon pemimpin yang tidak mengedepankan pembangunan fisik, tetapi bagaimana mengangkat masyarakat kalangan bawah.


    TAG :


    Berita TERKAIT