• Headline

    Penyelundupan Kepiting Digagalkan

    Oleh : Rizki Mauludi18 Mei 2018 09:02
    INILAH, Bogor - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia (RI) - Papua Nugini (PNG) Yonif 315/Garuda Kota Bogor bersama Badan Karantina Kelautan dan Perikanan Sota serta Kantor Imigrasi Sota melakukan pemusnahan 32 kilogram kepiting bakau dan mendeportasi tujuh orang warga PNG pada Rabu (16/5) sore.

    Danyonif 315/Garuda, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani menyatakan, Badan Karantina Kelautan dan Perikanan Sota melakukan pemusnahan kepiting bakau asal PNG sebanyak lebih kurang 32 kilogram di mana tidak dilengkapi dokumen atau surat-surat lengkap.

    "Kami juga membantu pihak Imigrasi Sota melaksanakan deportasi Warga Negara Asing (WNA) asal PNG yang tanpa dokumen izin ke Indonesia sejumlah tujuh orang," ungkap Rendra saat dihubungi pada Jum'at (18/5) pagi.

    Pemusnahan kepiting dilakukan dengan cara dibakar. "Aksi penyelundupan kepiting melanggar peraturan Menteri Kelautan dan perikanan Nomor I Tahun 2015 tentang penangkapan lobster, kepiting dan ranjungan serta Surat Edaran No.18/MEN-KP/2015," tambahnya.

    Rendra menegaskan, untuk kegiatan Deportasi WNA asal PNG sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2011 dan PP Nomor 26 Tahun 2016 tentang keimigrasian. Dijelaskan ketika seseorang meninggalkan negara asalnya ke luar negeri, dia harus mematuhi hukum negara tempat dia tinggal maka orang tersebut harus melengkapi dokumen yang sah.

    "Dikarenakan warga PNG tersebut tidak memiliki dokumen atau surat-surat lengkap maka dikembalikan ke negara asal. Kegiatan deportasi WNA asal PNG berjumlah tujuh orang dilakukan di Patok Batas Sota," tuturnya.

    Kegiatan pemusnahan dan Deportasi WNA asal PNG pada Rabu (16/5) pukul 15.00 WIT dihadiri oleh Wadan satgas Pamtas Yonif 315/Garuda Mayor Inf Samuel Yoga, Babinkamtibmas Sota Aiptu Pasaribu, Wasdaling Karantina Kementrian Kelautan dan Perikanan Anul Djarot, Karantina Barantan Gustaf, Karantina Bea Cukai Izaak Noya, dan peewakilan Imigrasi Charles Urop.


    TAG :


    Berita TERKAIT