• Headline

    Belanja Bansos Pemkab Bogor Membengkak

    Oleh : Rishad Noviansyah19 Agustus 2018 16:02
    INILAH, Bogor- Belanja bantuan sosial (bansos) Pemkab Bogor membengkak hingga lebih dari 100% dalam Rencana APBD Perubahan 2018.

    Tercantum dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) 2018, belanja bansos ditargetkan Rp46,2 miliar. Sebelum perubahan hanya Rp22,9 miliar.

    Bupati Bogor Nurhayanti menjelaskan, kenaikan itu disebabkan banyaknya program bansos yang termuat dalam APBD 2017 tidak terserap.

    "Karena penerima bansos persyaratannya belum jelas ya. Intinya terbentur aturan. Mau dianggarkan di APBD murni belum bisa. Jadi baru ada lagi di perubahan," kata Nurhayanti, Minggu (19/8).

    Menurutnya bantuan sosial ditingkatkan salah satunya untuk mengejar Angka Harapan Hidup (AHH) yang ditarget 70,94 tahun pada akhir tahun ini.

    "Salah satunya itu. Di samping program lainnya. Karena tema pembangunan 2018 kan meningkatkan kesejahteraan sosial," tegasnya.

    Dia bersama perangkat daerahnya berani menaikkan target belanja bansos begitu tinggi, setelah melihat realisasi pendapatan terutama dari sektor pajak cukup menggembirakan.

    Hingga 30 Juni 2018 lalu, realisasi pajak daerah mencapai Rp764,8 miliar atau 48,72%. Maka, dalam KUPA 2018 target pajak pun dinaikkan hingga Rp160,5 miliar menjadi Rp1,73 triliun dari target awal Rp1,56 triliun.

    Pendapatan pajak, kata Yanti, memiliki sumbangsih besar bagi raihan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, secara keseluruhan PAD Kabupaten Bogor berkontribusi hingga 35,64% dari total APBD.

    Dalam KUPA 2018 pendapatan daerah ditarget naik Rp171,5 miliar menjadi Rp7,05 triliun dari sebelumnya Rp6,88 triliun. PAD menjadi penyumbang potensi terbesar kedua.


    TAG :


    Berita TERKAIT