• Headline

    Bayi di Gunung Putri, Bukan Dibuang Ibunya

    Oleh : Reza Zurifwan18 September 2018 18:31
    INILAH, Bogor - Polsek Gunung Putri beranggapan bayi yang berada di tangan seorang dukun beranak di Desa karanggan Rt 04 Rw 07 Kecamatan Gunung Putri bukanlah anak yang dibuang oleh ayahnya.

    Hal ini disimpulkan, karena berdasarkan hasil penyelidikan sementara, bayi yang baru lahir tersebut dititipkan sementara Senin sore kemarin karena ibu bayi yang masih mencari uang untuk membayar dukun beranak tersebut.

    "Titik terang mulai terkuak, bayi laki-laki tersebut dititipkan sementara karena ibunya mau mencari uang, karena uang untuk membayar dukun beranak terbilang kurang. Jadi mudah-mudahan setelah uangnya cukup, bayi tersebut dijemput oleh ibu atau orang tuanya," ujar Kepala Polsek Gunung Putri Kompol Yudi Kusyadi kepada wartawan, Selasa (18/9).

    Mantan Kepala Polsek Cikampek Karawang ini menerangkan kejadian yang sempat menghebohkan warga setempat ini karena adanya salah paham.

    "Ini hanya salah paham, jadi kejadian diperkirakan ada orang tua atau ibu yang tega membuang anaknya. Kalau dibuang kan anaknya ditaruh begitu saja dan bukan dititipkan seperti ini," terangnya.

    Kompol Yudi berharap dengan munculnya pemberitaan ini, pihak orang tua bayi tidak takut mengambil bayi yang saat ini masih di tangan dukun beranak bernama Naemi.

    "Saya harapkan orang tua bayi tidak usah takut menjemput bayinya, karena berdasarkan keterangan saksi-saksi tidak ada unsur kejahatan dan alasan ibu tersebut menitipkan bayinya sangat bisa dipahami," harap Kompol Yudi.

    Menurut keterangan Ani, Ibu RT setempat, saat itu dirinya sedang bersama Naemi Senin pagi. Dia didatangi seorang laki-laki dan perempuan yang meminta tolong agar bayi yang masih lengkap ari-arinya tersebut dibersihkan.

    "Ibu yang baru melahirkan tersebut meminta tolong agar anaknya dibersihkan oleh anak saya bernama Naemi," tutur Ani.

    Saat itu, sebelum menitipkan bayinya, sang ibu yang kondisinya pucat sempat dibawa ke klinik untuk perawatan.

    Dua jam kemudiam ibu tersebut kembali dan menitipkan bayinya sambil memberikan uang Rp150 ribu untuk keperluan membeli susu bayi," ujarnya.


    TAG :


    Berita TERKAIT