• Ratusan Siswa Terima Buku Rekening KIP

    Oleh : Rishad Noviansyah26 September 2018 18:00
    fotografer: Inilah/Rishad Noviansyah
    INILAH, Bogor - Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor kebanjiran orang tua dan siswa peserta Program Indonesia Pintar (PIP), Rabu (26/9/2018). Mereka menghadiri sosialisasi dan penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) 2018.

    Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Kabupaten Bogor Asep Sudrajat menerangkan, sosialisasi yang melibatkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ini sebagai upaya pemerataan program KIP di daerah.

    "Setidaknya acara ini melibatkan 100 perwakilan peserta. Simbolis saja. Dimana agendanya yakni, penyerahan buku rekening dari rekanan perbangkan kepada penerima," katanya.

    Total penerima di Kabupaten Bogor mencapai 85.814 pelajar mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK. Secara rinci, dari total penerima KIP, telah tersedia rekening sebanyak 76.082 dan yang sudah diaktifikasi 69.978.

    "Jadi tinggal 6.104 rekening belum teraktfikasi. Dimana pihak rekanan perbankan mengupayakan, pada awal November seluruhnya sudah aktif," katanya.
    Untuk mendukung program peningkatan kualitas pelayanan kepada siswa kurang mampu daerah, Pemkab Bogor akan meluncurkan Kartu Bogor Cerdas (BODAS) pada 2019. "Dalam implemenasinya nanti, para peserta PIP akan secara otomatis terdaftar di program Kartu BODAS tersebut," ungkapnya.

    Sementara Staf Khusus Kemendikbud, Fajar Riza Ul Haq mengemukakan, nominal yang diterima masing-masing peserta, dikategorikan sesuai dengan jenjang pendidikannya.

    "Untuk jenjang SD sebesar Rp225 ribu, SMP Rp750 ribu dan SMA/SMK Rp1 juta. Dimana pencairannya bisa dilakukan persemester, ataupun satu tahun sekali,” tuturnya.

    Sistem pencarian uang akan langsung ditrasnfer ke rekening masing-masing peserta. Meski begitu, pihaknya mengakui hingga saat ini masih banyak aduan mengenai pencairan dana.

    "Kami meminta sekolah membuat laporan tertulis dengan para peserta. Jika ingin pencairan dilakukan secara kolektif. Namun, dengan catatan uang tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan bersekolah si anak," pungkasnya. [gin]

    TAG :


    Berita TERKAIT