• Headline

    Ketua MPR: Demokrasi Indonesia Sudah Diakui Dunia

    Oleh : Okky Adiana15 Maret 2017 13:26
    •  Share
    INILAH, Bandung - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan menjadi pemateri seminar dengan tema Meretas Harapan Baru Pembangunan Nasional Melalui Amandemen Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang ke-5 di Gedung Achmad Sanusi, UPI Bandung, Rabu (15/3/2017).

    Dia mengatakan, demokrasi Indonesia semakin hari secara prosedural sudah diakui oleh dunia dan semakin membaik. Hanya saja lanjut dia, memang secara substansi tujuan demokrasi agar ada pemerataan, adil bagi semuanya, sejahtera bagi semuanya, dan hal inilah yang belum terwujud.

    "Oleh karena itu kami di MPR terima banyak dari berbagai kalangan, ada yang ingin kembali ke UUD 45 yang dulu, ada yang ingin sekarang. Tapi kami sepakat satu hal. Sepakat perlunya haluan negara," kata Zulkifli kepada wartawan usai memberikan seminar di hadapan ratusan mahasiswa UPI dan sejumlah guru, Rabu (15/3/2017).

    Haluan negara kata dia, bagaimana Indonesia lima tahun ke depan, 25 tahun ke depan, bahkan 100 tahun mendatang untuk semua masyarakat Indonesia yang adil bagi semua, maju, dan sejahtera.

    "Kami di MPR sudah sepakat seperti itu, hanya sekarang kita masih butuh masukan dari publik, haluan negara yang seperti apa yang kita buat," ujarnya.

    Dia menambahkan, sebagai pejabat pemerintahan sudah seharusnya mencontoh kepada masyarakat tentang pendidikan politik yang baik dan benar. Ini dilakukan agar politik ini bukan politik uang.

    "Ya tentu kita harus mendidik, agar politik kita ini tidak politik uang, jangan sampai rakyat kita ini memilih karena uang. Kalau memilih karena uang tentu akan berbahaya. Kita harus memberikan pendidikan politik secara bersama-sama kepada masyarakat," paparnya.

    Menurut data, ada 550 peserta seminar. Mereka bukan hanya dari mahasiswa UPI, ada juga dari mahasiswa di luar UPI dan juga beberapa guru. [jek]


-->