• Perjalanan Dinas Luar Negeri Kampus Harus Lebih Efisien

    Oleh : Daulat Fajar Yanuar13 Juli 2017 11:27
    INILAH, Jakarta - Perguruan tinggi harus melakukan efisiensi dalam melakukan perjalanan dinas luar negeri, kata Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Ainun Naim.

    Rektor harus mampu memilah dengan cerdas acara pertemuan internasional yang bermanfaat dihadiri dan tidak perlu lagi memberikan pendampingan kepada mahasiswa yang kuliah di luar negeri.

    Ainun menegaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp 1,48 triliun dan berharap tidak ada lagi perjalanan dinas luar negeri yang tidak bermanfaat bagi pengembangan pendidikan tinggi.

    "PLDN yang hanya untuk memenuhi kepentingan pribadi akan mendapatkan pandangan miring dari masyarakat karena dianggap menghamburkan biaya negara," kata Ainun kepada wartawan ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (13/7).

    Selain efisiensi, lanjut Ainun, perjalanan dinas luar negeri juga membutuhkan aspek manfaat dan substansi yang betul-betul perlu diperhatikan. Sebab seseorang yang melakukan perjalanan dinas ibaratnya sedang memproses dokumentasi.

    “Acara yang penting dan bermanfaat jangan sampai lewat, tapi yang tidak penting jangan diloloskan. Efisiensi ini jangan sampai tidak bisa memanfaatkan agenda internasional yang penting malah terlewat hanya karena izin dan prosedur, mereka tidak bisa berangkat. Semua harus berjalan secara efisien,” ucapnya.

    Dalam kerjasama internasional antara perguruan tinggi di Indonesia dan di luar negeri, lanjut Ainun, harus dipikirkan sampai manfaat peningkatan daya saing bangsa dan posisi strategis Indonesia dalam pergaulan internasional.

    Jangan sampai Indonesia hanya berteman dan saling membantu satu sama lain dengan negara lain tanpa ada substansi yang dapat diambil manfaatnya dari kerjasama internasional.

    "Ini harus diperhatikan betul. Makanya saya selalu mempertanyakan apa manfaat perjalanan dinas luar negeri. Jangan sampai Indonesia hanya menjadi pasar dalam isu-isu hangat yang beredar di forum internasional," ujarnya. [jek]



meikarta.. the world of ours