• Headline

    Nepal Beli Pesawat Terbang CN235 Milik PTDI

    Oleh : Selfie Miftahul Jannah20 Juni 2017 16:36
    INILAH, Bandung - PT. Dirgantara Indonesia (DI) kembali suplai pesanan pesawat kebutuhan militer. Kali ini pesawat terbang CN235-220 Military Transport dibeli oleh Angkatan Darat Republik Demokrasi Nepal atau Nepalese Army.

    Direktur Utama PTDI, Budi Santoso menjelaskan, produk PTDI kembali dilirik oleh dunia dengan pembelian satu unit pesawat terbang Kontrak pembelian tersebut dengan disahkan di Markas Besar Angkatan Darat Nepal, Kathmandu oleh wakil kedua belah pihak yaitu Mayor Jenderal Purna B. Silawal, selaku Master General of Ordnance (Provision) Nepalese Army atau Kepala Badan Sarana Pertahanan Angkatan Darat Nepal.

    "Pesawat terbang CN235-220 Military Transport yang dipesan oleh Nepalese Army ini mempunyai konfigurasi untuk dapat mengemban misi sebagai Troop/Paratroop Transport, Medical Evacuation, Passenger Transport, VVIP Transport, dan Cargo yang dapat dipasang bergantian sesuai dengan kebutuhan operasional Nepalese Army," jelas Budi, Selasa (20/6/2017)

    Dalam penjelasan spesifikasinya, Budi menjelaskan pesawat terbang CN235-220 Military Transport dilengkapi pintu depan yang bisa dipakai sebagai pintu masuk/keluar untuk VIP/VVIP, sementara ramp door atau pintu belakang yang cukup besar dapat dipakai saat operasi terjun payung dan keluar masuk barang, bahkan kendaraan kecil dapat masuk ke dalam pesawat

    .Selain itu, pesawat terbang CN235-220 memiliki keunggulan yakni, dapat lepas landas dengan jarak yang pendek, dengan kondisi landasan yang belum beraspal.

    Mampu mengangkut 49 penumpang termasuk pilot dan co-pilot dan merupakan pesawat terbang multiguna untuk berbagai macam misi, seperti pesawat terbang angkut penerjun/pasukan, evakuasi medis, kargo, pesawat angkut penumpang dan pesawat angkut VIP dan VVIP.

    Memiliki ramp door yang mampu membawa mobil di dalamnya. Memiliki sistem avionik terbaru modern dan Full Glass Cockpit.

    Multihop Capability Fuel Tank, teknologi yang memungkinkan pesawat terbang tidak perlu mengisi ulang bahan bakar untuk melanjutkan penerbangan ke rute berikutnya.

    Quick Change Configuration, Retractable Landing Gear, High Wing Configuration

    ."Tentu banyak keunggulannya ya, termasuk harga yang kompetitif dan biaya perawatan yang lebih murah," ungkap dia. [jek]