• 23 SPLU Sudah Terpasang di Jabar

    Oleh : Selfie Miftahul Jannah11 September 2017 18:41
    INILAH, Bandung - PLN Distribusi Jawa Barat sudah mengoperasikan 23 Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) yang tersebar di sejumlah lokasi di Jawa Barat. SPLU yang dikembangkan PLN sejak 2015, antara lain terdapat di Tasikmalaya, Garut, Cirebon, Purwakarta, Karawang, Sumedang, Majalaya, Bandung, Cimahi, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, Bogor, Gunung Putri, dan Depok.

    Perkembangan kendaraan listrik, baik sepeda, motor maupun mobil listrik, semakin diterima di Indonesia saat munculnya dukungan dari Pemerintah. SPLU lahur untuk mendukung perkembangan teknologi ramah lingkungan dengan menyediakan infrastruktur yang diperlukan.

    GM PLN Disjabar Iwan Purwana menjelaskan, di Bandung sendiri, SPLU mulai di operasikan di pasar Kiara condong sekitar awal tahun 2017. Dalam Rangkaian Hari Pelanggan Nasional, sampai saat ini, jumlah SPLU di Kota Bandung sudah ada di 15 titik. Keberadaan SPLU akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan konsumen dan berkembangnya teknologi, termasuk kebutuhan pengisian energi kendaraan listrik di tempat umum.

    "Hingga akhir tahun ini, ditargetkan akan ada 26 titik SPLU khusus di Kota Bandung," ujar dia saat PLN Area Bandung meresmikan SPLU di Taman Cikapundung River Spot, Senin (11/9).

    Dirinya menjelaskann, keberadaan SPLU juga diharapkan dapat melayani kebutuhan listrik masyarakat di tempat umum, seperti untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atau pedagang kaki lima (PKL) serta mencegah adanya pencurian listrik yang membahayakan. Pengoperasian SPLU mengadopsi sistem prabayar.

    Untuk menggunakannya, masyarakat perlu mengisi pulsa (stroom) kWh meter dengan membeli token listrik melalui Payment Point Online Bank (PPOB), ATM, minimarket, dan lain-lain dengan menyebutkan ID Pelanggan atau nomor kWh Meter yang tercantum di SPLU yang akan digunakan.

    "SPLU sendiri terbagi menjadi dua tipe, yaitu tipe hook yang dapat ditemui di tiang-tiang milik PLN, dan tipe standing yang menjadi suatu bangunan tersendiri. SPLU tipe hook terdiri dari 2 kWh Meter dan setiap meter memiliki daya 5.500 VA sedangkan SPLU tipe standing terdiri dari 4 kWh Meter," papar dia.

    Daya dari masing-masing kWh Meter tersebut juga bisa ditingkatkan menjadi 11.000 VA. Dengan kapasitas daya tersebut, SPLU mampu menyuplai listrik untuk charging kendaraan listrik yang memiliki daya bervariasi antara kisaran 500 "2.500 Watt.

    "Masyarakat dapat meminta kepada PLN untuk memasangkan SPLU di lokasi yang diinginkan agar kebutuhan energi listriknya dapat terpenuhi, termasuk sebagai charging station kendaraan listrik yang akan lebih pas bila diletakkan di tempat parkir," ungkap dia. [jek]