• Headline

    Mobil Evhero Itenas Dibanderol Rp300 Juta

    Oleh : Selfie Miftahul Jannah15 November 2017 13:10
    fotografer: Selfie Miftahul Jannah
    INILAH, Bandung - Institut Teknologi Nasional (ITENAS) berhasil merancang jenis mobil listrik jenis crossover. Mobil tersebut dibanderol Rp300 juta. Berminat?


    Head Of Research Team Mobil Listrik Evhero Tarsisius Kristyadi menjelaskan, selama ini proyek pengembangan mobil listrik dilakukan oleh berbagai universitas negeri dengan anggaran Rp.3 sampai Rp.5 miliar.

    Berbeda dengan jenis untuk proyek pengembangan rancang bangun mobil listrik kali PTN, dirinya mengaku, pihaknya hanya menghabiskan biaya Rp.1 miliar dengan durasi penyelesaian selama tiga tahun.

    "Namanya Evhero ya, ini jenis electric crossover, kita pilih jenis ini karena merupakan tipe yang paling sesuai dengan kondisi alamiah Indonesia yang berbatu dan berkelok, prosesnya kan masih harus uji kelayakan, kira kira harganya Rp.300 juta," ujarnya Di Bale Dayang Sumbi, ITENAS Bandung, Rabu (15/11/2017).

    Dalam pengembangan mobil Evhero, dirinya menjelaskan riset ini dikembangkan oleh sekelompok dosen dari jurusan teknik mesin, teknik elektro, industri dan desain produk Itenas serya bekerjasama dengan PT. Betrix Indonesia. Kandungan produk lokal di dalam Evhero 40%-nya merupakan produk lokal.

    "Tren kedepan low emisi, dengan mobil listrik, sebagian besar dari itenas, kandungan lokal 40%-. Mesin kita masih impor dari Tiongkok," katanya.

    Menurut dia, untuk mobil listrik harga Rp.300 juta itu sudah masuk murah. Bila dibandingkan biaya research dan proses pengembangan sebuah mobil listrik, Evhero merupakan mobil yang paling murah.

    "Rp.1,2 miliar itu riset kalau mobil listrik (risetnya) masih mahal. Evhero kalau kelas mobil listrik ini terlalu murah. Mengenai sertifikasi kan regulasinya belum ada, kerjasama terus, dilakukan terutama dengan PT.Betrix dan pemerintah," paparnya.

    Dalam proses penyempurnaan, Evhero nantinya akan menyesuaikan engine dan baterai beriringan dengan proses uji kelayakan.

    Mobil listrik Evhero yang memiliki kapasitas lima penumpang, dijalankan dengan mengandalkan motor penggerak jenis BLDC dengan daya sebesar 50 kWp putaran 3000 - 4800 rpm tegangan 70V DC dengan pendingin liquid cooling. Sumber utama untuk menggerakan motor adalah baterai dengan kekuatan 200 Ah bertegangan 72 V.

    Seperti mobil pada umunya, Evhero dapat digunakan untuk bepergian keluar kota, dalam kondisi baterai penuh Evhero dapat melaju dengan kecepatan 70 km per jam dan perlu satu kali berhenti untuk charging. [jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT