• 98% Masyarakat Urban Konsumsi Susu Tiap Hari

    Oleh : Dini17 April 2018 19:44
    INILAH, Bandung - Peluang bisnis susu di Indonesia semakin terbuka lebar sejalan dengan semakin tingginya pertumbuhan hotel, kafe, coffeeshop dan restoran di tanah air. Secara keseluruhan, pasar susu akan tumbuh di kisaran 13% per tahun hingga 3 tahun ke depan.

    Salahsatu produsen susu Fonterra juga menyebutkan, saat ini 98% keluarga urban mengonsumsi susu setiap hari dalam bentuk susu cair UHT dan bubuk. Dengan demikian bisnis susu tetap optimistis akan tumbuh positif, meski kompetisi pasar diprediksi kian sengit di tahun 2018.

    "Untuk memperkuat posisi Fonterra Brands Indonesia mengekspansi produk susu pada industri food service lokal. Tak kurang dari 700 hotel, kafe dan restoran saat ini bermitra dengan kami," ujar Sigit Wijanarko, Direktur Foodservice Fonterra Brands Indonesia akhir pekan lalu di Bandung.

    Ia mengemukakan, tingginya permintaan susu di ranah food service terdongkrak oleh peningkatan pendapatan masyarakat dan tren makan di luar rumah. Tak heran menurut Sigit, kini banyak bermunculan bisnis makanan dan minuman yang mencari bahan baku turunan dari susu premium yang berkualitas tinggi namun harganya lebih kompetitif.

    "Banyak juga yang melakukan erekspansi dan bereksperimen dengan konsep baru, terutama makanan yang terinspirasi oleh budaya barat tetapi juga menawarkan kearifan lokal," tambahnya.

    Lebih jauh ia mengemukakan, label Anchor Food Professional juga tak luput menangkap peluang pertumbuhan tersebut dengan fokus pada solusi dan inovasi. Salahsatu upaya itu dengan meningkatkan cita rasa, memperbaiki penampilan atau front-of-house presentation, namun tetap efisien dalam hal menekan cost production.

    “Kami bekerja sama dengan para pelanggan untuk mengembangkan bisnis yang inovatif dan solusi produk yang membantu chef profesional membuat produk unggulan, demikian juga dari sisi profit tetap mendatangkan income positif," bebernya.

    Rincinya, produk Anchor Food Professionals termasuk mentega, susu, krim UHT dan krim khusus yang telah digunakan oleh koki profesional di lebih dari 7.000 hotel, restoran, toko roti, restoran cepat saji, katering dan industri makanan di Indonesia.

    Sementara itu, Fonterra juga terus mengajak masyarakat untuk bergerak lebih aktif dalam rangka melawan gaya hidup sedentari seiring dengan kegiatan kampanye Ayo Indonesia Bergerak. Kegiatan dalam kampanye ini meliputi aktivitas fisik estafet dari Yogyakarta ke Jakarta untuk menginspirasi masyarakat Indonesia bergerak lebih aktif secara fisik untuk melawan gaya hidup sedentari.

    Gaya hidup sedentari atau malas bergerak telah menjadi isu penting di Indonesia dan dunia. Pasalnya, kebiasaan ini terbukti meningkatkan jumlah penderita penyakit tidak menular dan mencegah masyarakat Indonesia memiliki kehidupan yang lebih baik.

    "Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) terakhir dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 24,1% penduduk Indonesia menjalani perilaku sedentari lebih dari 6 jam perhari. Karenamya kami mengajak masyarakat untuk lebih aktif dan produktif," ucap Technical Marketing Advisor, Fonterra Brands Indonesia, Rohini Behl.

    Ia menegaskan, secara global kurangnya aktivitas fisik menyebabkan tingginya biaya pelayanan kesehatan. Dalam setahun bajet yang dikeluarkan mencapai 54 miliar dolar Amerika Serikat, dimana 57% ditanggung oleh sektor publik. [jek]

    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT