• Generasi Muda Wajib Menguasai Lifescience

    Oleh : Dini20 April 2018 20:13
    fotografer: Dini Yustiani
    INILAH, Bandung - Untuk memperluas informasi terkait bioteknologi dan lifescience kepada masyarakat luas, Bio Farma menggenjot berbagai kegiatan sains dengan konsep edutainment yang membidik kalangan muda. Seperti diketahui, di 2030, Indonesia akan memasuki puncak bonus demograafi dengan angka usia produktif mencapai 70%.

    "Bio Farma sebagai satu-satunya produsen vaksin di Indonesia turut mensosialisasikan perannya dalam menyehatkan generasi mendatang baik di kancah nasional maupun global. Pesan transformasi Bio Farma menuju Lifescience company harus tersampaikan kepada kalangan muda," ujar Direktur SDM Bio Farma, Disril Revolin Putra, di Jakarta, Jumat (20/4/2018).

    Sebagai BUMN produsen vaksin yang menjamin kemandirian vaksin di dalam negeri, pihaknya juga berkewajiban mengenalkan berbagai jenis produk vaksin yang dimiliki Bio Farma. Salahsatu upaya itu dilakukan dengan berkontribusi pada Indonesia Science Day yang diselenggarakan pada pada 20-22 April 2018, di PP Iptek TMII Jakarta.

    Wahana Teknologi Inovasi Indonesia ini dikembangkan untuk menampilkan berbagai produk-produk karya anak bangsa, termasuk diantaranya terkait dengan industri kesehatan. Sebagai tindaklanjut, perseroan telah menandatanganan nota kesepahaman antara Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, Kementerian Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi dengan Bio Farma.

    “Setelah penandatanganan nota kesepahaman ini kami berharap pemanfaatan dan pengembangan wahana Inovasi di Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ini bisa menjadi media promosi. Telebih untuk display mengenai produk masa depan seperti lifecsience," tambahnya.

    Dijelaskannya, kali ini Bio Farma juga melakukan display pameran dan alat peraga (exhibition) di Wahana Inovasi Indonesia. Selain itu pihaknya juga memamerkan hasil-hasil inovasi produk vaksin yang dikemas dalam display menarik, termasuk dukungan informasi yang terkait Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

    "Upaya pengenalan ini juga dilakukan dengan workshop Biotech and Lifescience for Better Future” yang diikuti siswa SMA jurusan Biologi, guru dan staf dari PP Iptek TMII," kata Disril.

    Corporate Secretary Bio Farma, Bambang Heriyanto menambahkan, industri kesehatan Indonesia ke depan akan semakib berkembang dan kian berdaya saing di tingkat global. Lewat edutainment ini kami berharap dapat meningkatkan minat dan ketertarikan siswa SMA dibidang bioteknologi dan lifescience.

    Generasi muda harus memahami peran Bio Farma di tingkat nasional maupun global sebagai produsen vaksin dan lifescience. Kami berharap upaya ini dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya inovasi biotech dan lifescience untuk kehidupan yang berkualitas.

    "Bio Farma juga berpartisipasi dalam fasilitas exhibition yang menampilkan rangkaian produk, serta sejarah perkembangan vaksin di Indonesia," katanya.

    Dalam event bertema Science and technology for sustainable life ini, tercatat ada 37 peserta pameran yang berkontribusi. Latarbelakang pserta terdiri dari lembaga pemerintah, BUMN serta Universitas di Indonesia.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT