• Headline

    655 Ribu Pemudik Gunakan KA

    Oleh : Doni Ramdhani20 Juni 2018 18:22
    INILAH, Bandung - Moda transportasi kereta masih menjadi primadona. Buktinya, pada mudik Lebaran tahun ini lebih dari 655 ribu penumpang diberangkatkan dari wilayah Daop 2 Bandung.

    Manager Humas Daop 2 Bandung Joni Martinus mengatakan, sejak H-10 hingga H2 Lebaran tahun ini pemudik yang menggunakan jasa KA total mencapai 655.269 orang. Jumlah tersebut gabungan antara penumpang KA utama dan lokal.

    "Capaian 655.269 penumpang itu naik 104% dari tahun sebelumnya yang terhitung sebanyak 630.468 penumpang," kata Joni, Rabu (20/6).

    Meski demikian, penumpang tersebut didominasi KA lokal. Sejak H-10 hingga H2, jumlahnya mencapai 507.590 penumpang. Raihan ini meningkat 102% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

    Sedangkan, penumpang KA utama yang terdiri dari kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif pada masa yang sama jumlahnya sebanyak 147.679 penumpang. Ini pun terbilang naik 112% dibandingkan capaian pada 2017 lalu.

    Terkait puncak arus mudik, Joni menyebutkan itu terjadi pada H-6. Pasalnya, jumlah penumpang terhitung sebanyak 61.630 orang.

    "Saat itu, total jumlah penumpang KA sebanyak 61.630 orang. Rinciannya, sebanyak 14.000 peumpang KA utama dan 46.630 orang penumpang KA lokal," ujarnya.

    Namun, pihaknya memprediksi tingginya jumlah penumpang KA tersebut pun terjadi pada H-3 dan H-2. Sebab, hal tersebut berdasarkan manifest data pemesanan tiket yang terhitung relatif melonjak.

    Sementara, terkait arus balik Joni menuturkan lebih jauh. Menurutnya, puncak arus balik terkadi pada H+1. Pada Minggu (17/6) lalu, pihaknya mengangkut sebanyak 82.456 penumpang. Jumlah itu terbagi dalam KA utama sebanyak 17.143 penumpang dan KA lokal sebayak 65.313 penumpang. Angka tersebut terhitung naik 111% jika dibndingkan pada periode yang sama tahun lalu.

    Dia menambahakn, hingga H+3 lalu, urutan stasiun terbanyak keberangkatan penumpang yakni Bandung sebanyak 234.080 orang. Kemudian disusul Kiaracondong (104.230), Cimahi (36.589), Purwakarta (25.513), Tasikmalaya (11.757), dan Banjar (8.653).

    "Meskipun puncak arus balik sudah terjadi, kita siaga hingga H+10 nanti. Dari manifes pemesanan tiket, sejumlah kereta kelas ekonomi okupansinya full-booked. Sedangkan, kereta bisnis dan eksekutif masih ada beberapa kereta yang kosong," ujarnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT