• Aher Puji Kepatuhan Direksi Bank BJB Laporkan Kekayaan

    Oleh : Jaka Permana15 Desember 2016 00:28
    INILAH, Bandung - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) memuji kinerja PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) yang memperoleh penghargaan kepatuhan atas laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Aher mengatakan bank bjb mendapatkan penilaian atas persentase yang baik dalam penerapan regulasi dan tingkat kepatuhan LHKPN. “Ini membuktikan bank bjb dengan direksi baru tampilannya cukup prima,” tutur Aher dalam siaran pers yang diterima INILAH, Rabu (14/12/2016).

    Menurutnya penilaian dari KPK datang dari keseriusan institusi membangun regulasi baik dari segi aturan dan membangun sistem IT yang mempersempit penyimpangan. Kedua, para direksi dan pejabat di bank bjb patuh melaporkan LHKPN setiap waktu. “Alhamdulilah Jabar prosentasenya baik,” paparnya.

    Selain kepatuhan atas LHKPN, Aher juga memuji performa direksi bank bjb yang membawa BPD tersebut unggul dalam raihan persentase keuntungan dibanding BPD sejenis di Indonesia.”Maupun dengan bank pelat merah sekalipun, tahun lalu untung Rp1,18 triliun, sekarang Rp1,7 triliun, naik Rp500 miliar itu istimewa,” katanya.

    Pemberian penghargaan untuk bank bjb sendiri diserahkan oleh Group Head Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK, Heri Nurdin disaksikan oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

    Di tempat yang sama, Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan mengatakan bank bjb berkomitmen untuk menjadikan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik sebagai dasar pijakan dalam menjalankan kegiatan usahanya. Dalam mewujudkan komitmen untuk menerapkan GCG tersebut, maka corporate value Perseroan dijabarkan dalam bentuk code of conduct (etika usaha dana tata perilaku) untuk menjadi acuan. Salah satu etika perilaku yang terdapat pada code of conduct, yaitu standar etika untuk menghindari benturan kepentingan dan penyalahgunaan jabatan serta etika untuk tidak menerima gratifikasi.

    "Dalam implementasinya, bank bjb melalui Unit Pengendalian Gratifikasi telah melakukan pengelolaan pengendalian gratifikasi dan pelaporan LHKPN bekerjasama dengan KPK. Beberapa waktu yang lalu bank bjb juga meraih penghargaan dari KPK yaitu BUMN/D dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik dan Penghargaan atas Tingginya Tingkat Kepatuhan dan Tingkat Keaktifan Pengelolaan LHKPN di Pekanbaru, Riau bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2016," katanya.

    Irfan memastikan bank bjb sangat menyadari pentingnya penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik pada setiap tindakan yang diambil demi menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh para pemangku kepentingan seperti nasabah, investor, pemegang saham, masyarakat umum serta insan bank. "bank bjb telah membuktikan implementasi prinsip-prinsip GCG di dalam menjalankan kegiatan usahanya dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan dan praktek bisnis yang sehat," ujarnya. [jek]



meikarta.. the world of ours