• IPDN Hibahkan Lahannya Untuk Pembangunan Tol Cisumdawu

    Oleh : Jaka Permana08 Maret 2017 16:52
    INILAH, Bandung - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sudah menyetujui penggunaan sebagian lahannya untuk pembangunan seksi I Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

    Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menuturkan pemerintah provinsi bersama IPDN sudah menyepakati pembebasan lahan milik pemerintah tersebut. Lahan seluas 60,63 ha ini akan dibebaskan tanpa ganti rugi sedikit pun.

    "Sesuai ketentuan, (pembebasan) tanah milik negara tak perlu diganti," kata Iwa di Bandung, Rabu (8/3/2017).

    Dia memastikan, kampus pencetak aparatur sipil negara ini mendukung penuh pembangunan Jalan Tol Cisumdawu, sehingga akan membantu kelancaran pembebasan lahan tersebut.

    Dengan begitu, pembebasan lahan ditargetkan tuntas bulan ini juga. "Pemprov melalui Sekda akan menyampaikan laporan dan permohonan tertulis penggunaan aset untuk kepentingan umum, untuk jalan tol. Bisa diselesaikan Maret ini," kata Iwa.

    Tanah IPDN ini berada di empat desa, yakni Cibesi (29,82 ha), Sindangsari (12 ha), Cileles (9 ha), dan Cilayung (9,27 ha). Dengan akan tuntasnya pembebasan lahan tersebut, menurutnya pembangunan konstruksi seksi I ini pun akan segera dimulai.

    Pasalnya, total lahan yang sudah dibebaskan sesuai dengan syarat untuk memulai pembangunan konstruksi, yakni lebih dari 60%. "Pembangunan konstruksi sudah bisa dilakukan karena sekarang pembebasan lahannya sudah 68,63%," katanya.

    Dia menargetkan, pembangunan kontruksi dari Cileunyi-Rancakalong ini akan tuntas 2019 mendatang. Sementara itu, Iwa menambahkan, pembangunan seksi II fase I sepanjang 6,35 kilometer yang menghubungkan Rancakalong dengan Sumedang akan segera tuntas.

    Bahkan, dia optimistis bagian dari Jalan Tol Cisumdawu ini sudah bisa digunakan untuk musim mudik Lebaran tahun ini. Saat ini, kata dia, pembebasan lahan di seksi II fase I ini sudah mencapai 97%, sedangkan konstruksinya sudah 88%.

    "Diharapkan sebelum hari raya (Lebaran) bisa selesai. Untuk menghindari padatnya Cadas Pangeran," kata dia. [jek]