• Headline

    Maju di Pilgub Jabar, Deddy Mizwar Masih Tunggu Keputusan Partai

    Oleh : Dea Andriyawan17 Maret 2017 18:53
    INILAH, Bandung - Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat Deddy Mizwar memastikan dirinya masih menunggu terkait pencalonannya pada Pemilihan Gubernur Jabar 2018 mendatang.

    Wakil Gubernur yang dijuluki Si Naga Bonar ini mengakui meskipun dirinya sudah banyak dijagokan pada bursa Bakal calon Gubernur Jabar 2018 pihaknya tetap harus melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai.

    "Terima kasih telah dipercaya, tapi harus komunikasi politik terus," katanya di Bandung, Jumat (17/3/2017).

    Salah satu yang paling santer mendorong dirinya untuk maju di pesta demokrasi lima tahunan jabar itu datang dari Partai Gerindra. Namun Demiz menilai meskipun beberapa tokoh Gerindra sudah menunjukan keseriusan dukungan terhadap dirinya, tapi belum ada keputusan resmi dari partai tersebut.

    "(Gerindra) mendukung tapi belum tentu mencalonkan, dukungan saya kira sah-sah saja. Tapi kalau mencalonkan harus ada pembicaraan lebih lanjut sekarang ini hanya omongan-omongan, nggak ada yang istimewa," paparnya.

    Oleh karena itu menurutnya sangat wajar ketika pekan ini sejumlah nama mulai bermunculan dan ramai dibicarakan masyarakat, dukungan untuk beberapa tokoh pun sudah bermunculan di sejumlah daerah.

    "Silahkan saja siapa pun yang maju mau RK atau Dedi Mulyadi, TB Hasanudin mereka punya hak, saya ada yang dukung partai ya alhamdulillah jadi ada edukasi di masyarakat," pungkasnya.

    Sebelumnya Ketua Badan Pemenangan Pemilu Daerah DPD Gerindra Jawa Barat Sunatra menyatakan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar masuk pada radar bursa calon Gubernur Jabar 2018 mendatang.

    "Iya Deddy masuk, Kalo di internal gerindra, pa mulyadi ketua yang masuk radar, pada saat kerumah deddy mizwar bliau langsung komunikasi dengan kami," jelasnya.

    Ia pun menjelaskan akan segera melakukan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Gerindra untuk memutuskan siapa calon yang akan di usung.

    "Iya nanti di Rapimda, di Bandung rencananya, awal April nanti," imbuhnya. [jek]