• Headline

    26 Venue Asian Games Dipastikan di Jabar

    Oleh : dea20 April 2017 16:06

    INILAH, Bandung - Kementerian Pemuda dan Olahraga resmi menetapkan 26 venue yang terdiri dari 15 venue pertandingan dan 11 venue latihan di Jawa Barat untuk digunakan ajang Asian Games 2018.

    Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menuturkan kepastian tersebut didapat setelah pihaknya mengikuti rapat bersama Dinas Olahraga dan Pemuda Jabar yang dipandu langsung oleh Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wapres RI Bambang Widianto.

    “Allhamdulillah, setelah sebelumnya pelaksanaan banyak terpusat di Jakarta dan Palembang, dalam rapat justru Jabar mendapat venue pertandingan 15 dan training venue 11,” katanya saat di dihubungi, Kamis (20/4/2017).

    Sebelumnya, menurut orang nomor tiga di Jawa Barat ini, Jabar hanya mendapat jatah menggelar pertandingan sepakbola, paralayang dan BMX, namun setelah dipertimbangkan, kini pelaksanaan olah raga terbesar di Asia ini bertambah menjadi sepakbola, paralayang/paragliding, modern penthalaton, brigde, balap sepeda, sepeda gunung, roller sport, bola tangan, surfing dan canoe slalom.

    “Sepakbola di Pakansari Bogor, Wibawa Mukti Bekasi, Patriot Bekasi, Jalak Harupat Kabupaten Bandung dan GBLA, Kota Bandung,” tuturnya.

    Sementara, untuk pelaksanaan paralayang akan digelar di Gunung Mas, Puncak, Bogor. Lalu untuk pelaksanaan roller sport di Stadion Patriot, Bekasi. Khusus untuk sepeda gunung dilakukan di Subang. Selain itu cabang hand ball digelar di UPI Gymnasium, surfing di Cimaja, Pelabuhan Ratu, Sukabumi dan canoe di Bendung Rentang.

    “Penetapan ini agak telat, tapi kami dukung sepenuhnya keputusan pusat,” katanya.

    Penetapan ini jelas Iwa, dilakukan setelah Gubernur Jabar Ahmad Heryawan melalui Disorda Jabar mendorong Kemenpora melakukan percepatan penerbitan keputusan mengenai penetapan venue di Jabar.

    Hal Ini tambah Iwa, menjadi dasar untuk pengajuan anggaran, memfasilitasi Komite Penyelenggara SEA Games Indonesia (Inasoc) dan induk cabang olahraga bersama Pemprov melakukan penilaian kebutuhan pembangunan atau menata infrastruktur pendukung pertandingan.

    “Hasilnya akan mendukung anggaran untuk renovasi venue di Jabar pada APBN Perubahan 2017 atau APBN Murni 2018.,” ujarnya.

    Oleh karena itu, pada Jumat (21/4/2017) besok, Pemprov Jabar bersama Kemenpora, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ketua Umum Komite Olahraga Indonesia (KOI), Inasco, dan induk cabang olahraga akan menggelar rapat koordinasi terkait venue.

    “Nanti dilanjutkan kunjungan ke venue untuk melihat kebutuhan [anggaran] kegiatan dan renovasi sarana pendukungnya. Selain itu bisa terlihat standar Asean Games seperti apa berdasarkan masukan dari induk cabor,” cetusnya.

    Sementara itu, untuk anggaran perbaikan akses pendukung di venue, Iwa memastikan akan ada dukungan dari Kementerian Perhubungan terkait akses ke Cimaja via bandara Citarate.

    Sedangkan Pemprov Jabar saat ini sudah mengalokasikan Rp280 miliar untuk pembangunan jalan akses ke Ciletuh, Sukabumi.

    “Stadion lain nanti kita lihat, anggaran sesuai kriteria dan parameter induk, kita ikuti yang disarankan mereka,” pungkasnya. [jek]