• Headline

    Jabar Berpeluang Besar Jajaki Kerjasama dengan Rusia

    Oleh : Dadi Haryadi15 Mei 2017 17:19
    INILAH, Bandung - Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Rusia membujuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat memanfaatkan pasar Rusia untuk mengenalkan peluang pariwisata, perdagangan dan investasi.

    Wakil Dubes RI Untuk Rusia Lasro Marbun secara khusus datang dari Moskow menemui Gubernur Jabar Ahmad Heryawan untuk menawarkan agenda besar yang akan digelar pihaknya di Rusia, Agustus mendatang.

    “Ada event besar promosi terpadu, perdagangan, pariwisata dan investasi, tanggal 4-6 Agustus nanti,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Senin (15/5/2017).

    Menurutnya even ini terbilang prestisius dan penting karena pameran akan menghadirkan potensi seluruh daerah di Indonesia serta peluang kerjasama lebih terbuka dengan wilayah-wilayah di Rusia.

    “Kita tahu Rusia itu negara besar, dari sisi geografi itu terbesar di dunia dan dari jumlah penduduk terbesar ke lima di dunia, potensi ekonomi dan pariwisatanya kuat,” tuturnya.

    Lasro mencatat pariwisata Indonesia diminati oleh warga Rusia, terbukti dari banyaknya kunjungan ke Bali, Lombok, Jogja, Jabar dan Sumatera. Pameran tersebut bisa lebih banyak menarik potensi kunjungan mengingat turis Rusia yang ke Indonesia rata-rata berduit.

    “Mereka kaya-kaya, suka ke daerah cantik, tinggal lama asal fasilitasnya baik,” katanya.

    Menurutnya, kemungkinan turis Rusia datang ke Jabar sangat terbuka, mengingat pada Agustus mendatang Garuda Indonesia akan membuka jalur penerbangan langsung Jakarta-Moscow dan Bali-Moscow. “Nanti mereka bisa ke Bandung, Subang, Jatiluhur, lengkap,” ujarnya.

    Tahun lalu acara yang digelar KBRI Moscow ini dinilai sukses karena 400 delegasi dari pusat dan daerah serta seniman dan pengusaha terlibat. Pengunjung asal Rusia pun mencapai 68.000 orang. “Kita targetkan lebih pada tahun ini, dan Gubernur Jabar hadir, sudah confirm,” tuturnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar Hening Widiatmoko mengatakan potensi pasar Rusia sangat menjanjikan untuk ekspor komoditi dari Jabar. Rusia merupakan pintu menuju negara-negara eropa timur.

    "Rusia adalah negara besar yang pasar consumer goods-nya masih sangat besar untuk diisi oleh ekspor Indonesia," ucapnya.

    Menurutnya, Rusia lebih banyak menyerap produk, seperti makanan, minuman, furnitur, dan pernak-pernik. Bahkan terdapat house of Indonesia yang dikelola langsung oleh pelaku usaha setempat. Toko yang berlokasi di Moskow tersebut mengambil sejumlah barang dari Indonesia untuk kemudian disebarluaskan.

    "Mebel rotan Jabar asal Cirebon sudah ditampilkan di showroom yang dapat diakses publik. Sifat ekspor mebel rotan lebih merupakan business to business yakni antara pelaku bisnis," bebernya.

    Selain mebel rotan, Jabar juga berpeluang mengekspor buah-buahan seperti Mangga Gedong Gincu dan Manggis. [jek]



meikarta.. the world of ours