• Pemprov Jabar Perbaiki Catatan BPK Tahun Lalu

    Oleh : Dea Andriyawan14 Juni 2017 13:06
    INILAH, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan segera menindaklanjuti catatan dari BPK RI dalam laporan hasil pemeriksaan 2016 beberapa waktu yang lalu.

    Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa menuturkan saat ini pihaknya tengah membuat rencana aksi sebagai langkah penyelesaian catatan BPK RI. Salah satunya terkait persoalan aset PON/Peparnas 2016.

    "PB PON akan membuat laporan keuangan terintegrasi yang kemudian diaudit inspektorat," katanya di Bandung, Rabu (14/6/2017).

    Laporan tersebut nantinya setelah selesai diaudit Inspektorat akan segera diserahkan oleh PB PON kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dalam waktu 60 hari setelah BPK menyampaikan LHP.

    "Saat ini perbaikan sudah mulai berjalan, kita optimis perbaikan berjalan dengan baik," ujarnya.

    Meski demikian, Iwa mengaku bersyukur LHP Jawa Barat tahun 2016 mendapatkan opini WTP dari BPK. Meski tahun lalu BPK menemukan beberapa catatan dalam kegiatan organisasi perangkat daerah juga pelaksanaan PON/Peparnas namun tidak mempengaruhi pada opini WTP.

    "Ini hasil perjuangan seluruh jajaran Pemprov Jabar siang malam yang didukung DPRD," katanya.

    Iwa menilai, dari segi kualitas dan akuntabilitas, laporan Pemprov Jabar semakin baik dibanding tahun sebelumnya. Dari laporan juga diketahui bahwa nilai aset yang dimiliki Pemprov sudah mencapai Rp28,8 triliun lebih.

    "Raihan opini ini mencerminkan keuangan pemprov sudah menuju ke arah yang benar guna mewujudkan anggaran tepat sasaran," tuturnya.

    Selain itu lanjut Iwa, dari sisi ketaatan kualitas dan kuantitas temuan BPK pada laporan tahun 2016 ini menurun jika dibandingkan laporan keuangan tahun sebelumnya.

    Oleh karenanya, Iwa yakin pada akhir masa jabatan Gubernur Ahmad Heryawan 2018 mendatang, Pemprov akan kembali meraih opini WTP untuk ke tujuh kalinya secara berturut-turut.

    "Pak Gubernur optimis WTP ketujuh bisa diraih. Saya akan koordinir agar bisa terua meraih opini WTP ini karena sejak 2011 lalu perjuangan siang malam sudah kita tunjukan dan bisa menghadirkan yang terbaik," pungkasnya. [jek]



meikarta.. the world of ours