• Headline

    Sandiaga Uno Timba Ilmu Pemerintahan dari Aher

    Oleh : dea20 Juni 2017 20:06
    INILAH, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku pertemuannya bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno hanya sebatas pertemuan silaturahim antar teman lama.

    Gubernur yang biasa disapa Aher ini mengakui selain itu, juga keduanya membahas banyak hal terkait permasalahan birokrasi dan sharing pengalaman dirinya dalam memimpin Jawa Barat pada hampir dua periode menjabat sebagai Gubernur.

    "Pertamuan silaturahim, temen lama, kemudian bincang-bincang berbagai hal, bagaimana mengisi Ramadan, tentu ada terkait Jakarta," ungkapnya saat ditemui usai pertemuan keduanya di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (20/6/2017).

    Sebagai teman satu perjuangan, Aher mengakui Wakil Gubernur yang berpasangan dengan Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta ini juga mengucapkan terimakasih atas doa dan dukungan masyarakat Jabar kepada dirinya untuk mengemban amanah memimpin Jakarta pada lima tahun mendatang.

    "Mendoakan, masyarakat jabar sebagian besar juga mendoakan, apalagi saya temen, satu perjuangan, satu partai," jelasnya.

    Lebih jauh, Aher menjelaskan obrolan mereka berdua dalam sisi penataan pemerintahan, mulai dari harmonisasi tata ruang, termasuk harmoniasai infrastruktur di perbatasan, termasuk pelayanan publik orang Jabar di Jakarta, sehingga kedua daerah yang bertetanggaan ini bisa saling bekerjasama dalam berbagai hal.

    Sementara itu, Wakil Gubernur DKI yang karib disapa Uno ini menuturkan, potensi kerjasama kedua pemerintahan ini semakin makin luas. Seperti halnya pemenuhan kebutuhan industri kuliner, kopi, juga bagaimana penciptakaan lapangan pekerjaan, untuk memastikan ekonomi bergerak diakarrumput.

    "Saya ingin menciptakan 200 ribu lapangan pekerjaan dan wirausaha di Jakarta, makanya saya banyak ngobrol sama Aher," imbuhnya.

    Pasalnya Uno ingin membangun ekonomi yang berkeadilan, sehingga jurang ketimpangan sosial tidak terlalu lebar.

    "Juga masalah pendidikan, bagaimana kita belajar untuk meningkatkan Angka Partisipasi Minimum (APM)," tandasnya. [jek]