• PDIP Yakin Menang di Kota Cirebon

    Oleh : erika08 Januari 2018 23:51
    WAKIL Ketua Bidang Petani DPD PDIP Jabar, Syamsul Bahri optimistis PDIP tetap solid dan dapat menjadi pemenang dalam Pilwalkot Cirebon 2018. PDIP secara resmi memberikan rekomendasinya kepada pasangan Bamunas Setiawan Boediman (Oki)- Efendi Edo.

    Rekomendasi DPP PDIP untuk perhelatan Pilwalkot Cirebon 2018 akhirnya menemui titik terang. Sempat berlarut-larut surat rekomendasi akhirnya jatuh pada pasangan Bamunas Setiawan Boediman dan Effendi Edo yang diusung Partai Golkar.

    Surat rekomendasi tersebut diserahkan Wakil Ketua Bidang Petani, Syamsul Bahri didampingi Wakil Ketua Bidang Maritim Selly Andriani dalam Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) PDIP di Hotel Zamrud, Kota Cirebon, Senin (8/1).

    Dalam keterannya, baik Wakil Ketua Bidang Petani Syamsul Bahri maupun Wakil Ketua Bidang Maritim Selly Andriani yang hadir sebagai perwakilan DPD PDIP Jabar mengaku optimistis PDIP akan menang dalam Pilkada Kota Cirebon 2018.

    Kendati sempat diwarnai sedikit insiden oleh aksi penolakan sekretaris PAC Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon yang berharap rekomendasi jatuh ke tangan Ketua DPC Edi Suripno, namun Syamsul meyakinkan partainya tetap solid dan optimistis bakal meraih kemenangan.

    Syamsul mengingatkan, rekomendasi kepada Bamunas-Edo telah menjadi keputusan partai yang harus dihormati. Dia meyakinkan, proses hingga keluarnya rekomendasi itu telah melalui serangkaian ketentuan partai. "Saya menghormati Bamunas sebagai kawan. Tapi saya lebih menghormati keputusan partai. Tak ada alasan bagi kader untuk tak menghormati keputusan ini," katanya.

    Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Bidang Maritim, Selly Andriani. Ketika membacakan rekomendasi DPP PDIP, Selly menekankan instruksi seluruh kader harus mengamankan dan memperjuangkan keterpilihan Bamunas-Edo. "Yang tak mengindahkan instruksi akan dijatuhi sanksi partai," tegasnya.

    Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Cirebon, Edi Suripno mengaku, tak ada kekecewaan ketika mengetahui dirinya tak direkomendasi partai sebagai calon wali kota. Kendati dirinya merupakan satu kader partai yang turut mendaftarkan diri sebagai calon wali kota Cirebon, selain Bamunas. "Tidak ada kecewa, sudah ikhlas," ujarnya.

    Disinggung mengenai sikap penolakan beberapa kader sebagai bentuk dukungan atas dirinya, Edi mengaku memaklumi kekecewaan para kader tersebut. Namun dia berpesan agar para kader yang sempat 'panas' segera menyejukkan diri dan fokus pada upaya pemenangan Pilkada Kota Cirebon 2018.

    Saat menyampaikan wejangan politiknya di hadapan pengurus dan kader, Edi sempat mengingatkan Bamunas-Edo untuk tak berbangga diri bila kelak menang. Bila pun kalah, keduanya juga tak dibolehkan menyalahkan struktur parpol.

    Terpisah, Bamunas Setiawan Boediman yang dimintai komentarnya terkait adanya beberapa kader yang menolak dirinya tetap menanggapinya dengan santai. Menurutnya saat ini dirinya akan lebih fokus pada upaya pemenangan dan menjalakan apa yang ditugaskan partai terhadapnya.

    Oki sapaan akrabnya Bamunas juga mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran partai mulai dari tingkat pusat hingga anak ranting yang telah memberikannya kepercayaan.

    Pantauan INILAH KORAN di lokasi, selepas penyerahan surat rekomendasi, acara rakercabsus pun dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas yang ditandatangani PDIP dan Partai Golkar Kota Cirebon.

    Dalam pakta integritas itu tertuang komitmen kedua pihak untuk berkontribusi optimal dalam upaya pemenangan Pilkada Kota Cirebon. Ketua Bapilu Partai Golkar Kota Cirebon, Lili Eliyah meyakinkan, Golkar merupakan partai solid. "Bersama PDIP, kami bentuk tim gabungan pemenangan Bamunas-Edo," ujarnya.(ghi)