• Panen Raya Diharapkan Tekan Harga Beras

    Oleh : dea14 Januari 2018 20:13

    INILAH, Bandung - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat berharap panen raya padi yang rencananya akan digelar pada Januari 2018 ini oleh Kementerian Pertanian (Kementan) bisa menekan harga beras yang harganya terus melonjak.

    "Kementan menyatakan akhir Januari panen raya padi, Insha Allah Januari ini, kita berharap panen raya padi ini jadi solusi terkait kenaikan harga beras beberapa hari ini," kata Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, di Kota Bandung, Minggu (14/1).

    Menurut Ineu, panen raya padi di wilayah Jawa Barat tidak boleh gagal, pasalnya hanya dengan keberhasilan panen raya padi bisa memenuhi kebutuhan padi untuk wilayah Jabar dan daerah lainnya.

    "Kalau bisa sih jangan dulu sampai impor, ini kan sebentar lagi panen raya padi. Jangan sampai ketika panen (ada kebijakan impor) mempengaruhi ke harga beras yang nantinya malah akan turun," kata dia.

    Oleh karenanya, pihaknya berharap Pemprov Jawa Barat melalui OPD terkait seperti dinas pertanian bisa mengecek jelang persiapan panen raya padi agar tidak ada gagal panen.

    "Selain itu, Pemprov Jabar juga harus bisa membina para petani supaya hasilnya bisa terdistribusi dengan baik sehingga bisa memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Jawa Barat dan daerah lain, terlebih Jawa Barat dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional," kata dia.

    Untuk diketahui, sejak akhir tahun 2017 lalu, harga beras di pasar tradisional yang ada di Bandung terus mengalami kenaikan.

    Kenaikan terjadi hingga bulan Januari 2018, seperti di Pasar Sayati Kabupaten Bandung harga beras naik Rp1.000 hingga Rp1.500 per kilogramnya.

    "Kalau pandan wangi yang kualitas pertama sekarang harganya jadi Rp13.500 per kilogram, sebelumnya harganya cuma Rp11.000 per kilogramnya," kata salah seorang pedagang beras di Pasar Sayati Kabupaten Bandung, Yayah. [jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT