• Sepanjang 2016, 87 Kasus Baru HIV/AIDS Ditemukan di Garut

    Oleh : Nul Zainul Mukhtar11 Januari 2017 09:58
    •  Share
    INILAH, Garut - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Garut mencatat sepanjang 2016 terdapat sebanyak 87 kasus temuan baru penduduk Kabupaten Garut terinfeksi HIV/AIDS.

    Jumlah temuan kasus tersebut meningkat sebanyak 53 kasus dibandingkan temuan kasus tahun sebelumnya yang mencapai sebanyak 34 kasus.

    Menurut Pengelola Program KPA Kabupaten Garut Guntur Yana Hidayat, temuan baru sebanyak 87 kasus HIV/AIDS sepanjang 2016 itu terdiri atas 66 pengidap HIV, dan 21 pengidap AIDS. Mereka tersebar di 30 dari 42 wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Garut.

    “Sebanyak lima pengidap HIV/AIDS di antaranya meninggal dunia,” kata Guntur, Selasa (10/1/17).

    Dari sebanyak 87 temuan baru kasus HIV/AIDS itu, lanjutnya, sebanyak 23 kasus di antaranya tertular pada kalangan Laki Seks Laki (LSL), 6 waria, 6 pengguna jarum suntik narkoba (IDUs/penasun), dan sebanyak 20 HRM (pria resiko tinggi). Juga, sebanyak 12 orang dari pasangan resti perempuan, dan 20 orang dari pasangan resti laki-laki.

    Guntur menyebutkan, sepanjang 2015 sendiri terdapat sebanyak 34 kasus temuan baru HIV/AIDS, terdiri atas sebanyak 24 kasus HIV, dan sebanyak 10 kasus AIDS. Mereka tersebar pada 29 dari 42 kecamatan dengan jumlah pengidap meninggal dunia mencapai sebanyak 24 orang.

    Dengan temuan kasus baru HIV/AIDS sepanjang 2016 itu, kata Guntur, temuan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Garut sejak 2012 hingga Desember 2016 mencapai sebanyak 524 kasus. Terdiri atas sebanyak 196 kasus HIV, dan sebanyak 328 kasus AIDS, dengan jumlah meninggal dunia mencapai sebanyak 166 orang.

    Rinciannya pengidap kasus HIV/AIDS tersebut terdiri atas 26 LSL, 14 waria, 2 wanita pekerja seks (WPS), 184 penasun, 56 HRM (pria resti), 129 dari pasangan resti perempuan, 6 dari pasangan resti (laki-laki), 15 perinatal/anak, dan 5 kasus tak teridentifikasi.

    Dari sebanyak 524 terinfeksi HIV/AIDS itu sebanyak 339 orang di antaranya laki-laki terinfeksi AIDS sebanyak 211 orang, dan terinfeksi HIV sebanyak 128 orang. Sisanya sebanyak 185 orang perempuan terinfeksi AIDS sebanyak 117 orang, dan terinfeksi HIV sebanyak 68 orang.

    Berdasarkan kelompok umur, para pengidap HIV/AIDS itu meliputi 3 orang terinfeksi HIV/AIDS pada usia kurang dari satu tahun, 16 orang berusia berkisar satu hingga lima tahun, 4 orang berusia berkisar enam hingga sembilan tahun, 27 orang berusia berkisar 10-24 tahun, 400 orang berusia berkisar 25-39 tahun, 68 orang berusia berkisar 40-49 tahun, dan 6 orang berusia berkisar 50 hingga 59 tahun.

    “Sampai saat ini, mereka yang terinfeksi HIV/AIDS dan sudah mengikuti terapi ARV sebanyak 352 orang,” ujar Guntur. [jek]


-->