• Pendekar Silat 7 Negara Siap Unjuk Gigi di Purwakarta

    Oleh : Asep Mulyana21 April 2017 00:17
    INILAH, Purwakarta - Puluhan pendekar silat dari tujuh negara, siap memeriahkan akhir pekan di Kabupaten Purwakarta. Mereka, akan unjuk kebolehan dalam gelaran Festival Beladiri Dunia yang diselenggarakan pemkab setempat pada Jumat (21/4) malam.

    Ahli beladiri pencak silat dari tujuh negara ini sudah menyatakan kesiapannya untuk ikut memeriahkan acara tersebut. ‎Adapun ke tujuh negara itu, Amerika, Swiss, Italia, Belanda, Brunei Darrusalam, Singapura, serta dari Indonesia sendiri.

    Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan, dalam festival beladiri dunia ini dikhususkan cabang olahraga Pencak Silat. Para pendekar dari tujuh negara ini akan menampilkan gerakan Pencak silat khas Indonesia yang mereka kuasai.

    "Ini upaya ‎kami untuk mendorong pencaksilat menjadi tradisi khas Indonesia yang mendunia," ujar Dedi kepada INILAH di kantornya, Kamis ‎(20/4).

    Dedi menjelaskan, ‎tujuan dari acara tersebut salah satunya untuk membangun komunikasi budaya antar negara. Dengan ini, diharapkan masyarakat bisa lebih mengenal kebudayaan khas Indonesia yang telah berkembang di luar negeri.‎ Dengan gelaran ini pihaknya pun ingin memperlihatkan kepada dunia, jika Indonesia kaya akan kebudayaan.

    "Khasanah kebudayaan merupakan dasar kekuatan bangsa. Dan pencak silat menjadi salah satunya. Makanya, kali ini kami tema yang kami ambil adalah Pencak Silat," jela‎s dia.

    Untuk perwakilan Indonesia sendiri, kata dia, akan mempertunjukan Pencak Silat khas beberapa daerah. Misalnya, Pencak silat khas Garut, Pangandaran, Cimande, Pleredan dan lain-lain.

    Dedi menambahkan, tahun lalu pemkab pun telah menggelar festival serupa. Hanya saja, saat itu seni bela diri yang dipertunjukan bervariasi. Jadi, disesuaikan dengan bela diri khas negara masing-masing. Tapi, kali ini lebih difokuskan pada Pencak silat.

    "Yang perlu kami tegaskan, festival ini bukan hanya ajang adu ketangkasan. Tapi, pertunjukan seni bela diri yang lebih dilihat dari sisi estetika dan keindahan gerak," imbuh dia.

    Terkait tempat untuk pagelaran festival ini, terang Dedi, yakni akan menggunakan lokasi wisata di kawasan ruang terbuka hijau (RTH) Taman Sri Baduga, Situ Buleud. Untuk warga yang hendak menonton, dipersilahkan karena pertunjukan ini bisa dinikmati secara gratis.

    Sementara itu, para pendekar silat dari tujuh negara tersebut sudah hadir ke Purwakarta sejak Rabu (19/4) malam. Pagi tadi, mereka pun berkesempatan berkumpul dengan seluruh peserta yang ada di Pendopo Pemkab Purwakarta. Dalam festival ini, rencananya pemkab pun akan mengundang petinju dunia Chris John.[ito] adv