• Volume Kendaraan Mulai Meningkat di Tol Cipularang

    Oleh : Asep Mulyana18 Juni 2017 19:16
    INILAH, Purwakarta - Arus lalulintas di ruas Tol Cipularang yang masuk wilayah Purwakarta mulai mengalami peningkatan, baik yang mengarah ke Bandung maupun arah Jakarta. Namun demikian, kenaikan volume kendaraan di jalur bebas hambatan itu masih di bawah 10 %.

    Kanit PJR Tol Cipularang AKP Wiratno ‎membenarkan terkain kondisi tersebut. Pantauan jajarannya sejak siang hingga sore ini, ‎arus lalulintas yang didominasi kendaraan pribadi itu mulai menghiasi ruas jalur tol tersebut. Meski begitu, kata dia, gelombang kendaraan masih bersifat pasang surut.

    "Peningkatannya masih relatif kecil. Dengan kata lain, belum terlihat ada lonjakan kendaraan yang cukup signifikan," ujar Wiratno, Minggu (18/6/2017‎).

    Namun demikian, Wiratno menjelaskan, kenaikan volume kendaraan ini belum bisa diprediksi apakah pemudik atau warga yang akan atau pulang liburan. Hanya saja, kendaraan yang melintas di Cipularang saat ini berbeda dari hari-hari biasanya. Mungkin juga, kata dia, ‎mereka (pengguna jalan) ini merupakan warga yang hendak menghabiskan liburan akhir pekan.

    Adanya peningkatan volume kendaraan ini, dia menambahkan, jajarannya akan lebih meningkatkan pengawasan. Terutama, di titik-titik rawan kecelakaan. Dalam hal ini, pihaknya mengimbau kepada para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat berkendara.

    Seperti diketahui, sejumlah titik di jalur mudik yang masuk wilayah Kabupaten Purwakarta, rawan kecelakaan. Hal ini diketahui, setelah pihak kepolisian setempat melakukan pemetaan situasi dan kondisi jalur yang akan digunakan untuk arus mudik dan balik lebaran 2017. Para pemudik pun diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.

    Kapolres Purwakarta, AKBP Hanny Hidayat mengatakan, ‎sejak jauh-jauh hari pihaknya telah melakukan pemetaan di jalur yang masuk wilayah hukumnya.‎ Salah satunya, pemetaan wilayah yang rawan kecelakaan. Dengan pemetaan ini, diharapkan bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sejak dini.

    "Untuk di ruas Tol Cipularang, ada jalur sepanjang 34 kilometer yang dinilai rawan kecelakaan. Yakni dari mulai KM 66 hingga KM 100, baik dari arah Bandung-Jakarta maupun sebaliknya," ujar Hanny.

    ‎Dia menjelaskan, hasil pemetaan ini menilik dari intensitas kecelakaan yang selama ini kerap terjadi. Hal mana, kasus kecelakaan yang terjadi lebih dominan di titik-titik itu. Salah satu penyebabnya, karena kondisi jalan di lokasi tersebut sangatlah berbahaya, yakni banyak tanjakan terjal, turunan curam, serta tikungan tajam‎. [jek]