• Dedi Mulyadi Tetap Legowo Meski Sering Diterpa Isu Negatif

    Oleh : Asep Mulyana11 September 2017 18:47
    INILAH, Purwakarta - Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi terlihat tetap tenang, kendati‎ akhir-akhir ini dirinya kerap dihujani berbagai isu negatif dari sejumlah oknum masyarakat. Cacian, hinaan, serta fitnahan mungkin sudah bukan barang baru bagi Dedi selama memimpin wilayah kecil kedua yang diapit dua kota besar ini.

    Memang, bagi kepala daerah seperti dirinya, ‎upaya membangun sebuah wilayah tak semudah yang dibayangkan. Perjalanan pahit, mungkin menjadi sebuah resiko dalam jabatan yang di embannya ini.

    Namun demikian, itu semua tak membuatnya gentar, ia tetap menghadapinya dengan santai dan lebih fokus untuk membangun wilayah ini. ‎Kerja kerasnya ternyata membuahkan hasil. Kabupaten Purwakarta saat ini, bertransformasi menjadi sebuah daerah yang diperhitungkan di tataran nasional maupun internasional.

    Kang Dedi pun menyadari, ‎jika serangan dari yang tidak suka kerap ada‎. Baik melalui media sosial maupun lainnya. Ini, menurutnya, menjadi sebuah resiko seorang kepala daerah seperti dirinya.‎

    "Ini menjadi resiko seorang bupati. Banyak inovasi, pasti banyak dikeritik. Menurut saya, ini tanda sayang dari mereka. Buktinya, mereka begitu memperhatikan saya," ujar Dedi di rumah dinasnya, Senin (11/9/2017).

    Menurut Dedi, serangan-serangan seperti ini sangat wajar dialamai seorang kepala daerah. Tapi bagi dirinya, hal seperti ini tidak terlalu dipikirkan. Saat ini, dia lebih memilih tetap fokus untuk membangun wilayahnya menjadi sebuah kabupaten yang diperhitungkan. Apalagi, menjelang akhir-akhir masa jabatannya ini.

    "Menurut saya,‎ caci maki fitnah dan hinaan menjadi resiko bagi seorang pemimpin," jelas dia.

    Dengan kata lain, berbagai hujatan dan cacian ini tidak menjadi persoalan bagi dirinya. Terpenting, apa yang menjadi karya dan hasil kerja kerasnya selama ini dalam membangun Purwakarta bisa cukup dirasakan dan dinikmati masyarakat luas.

    "‎Terpenting bagi saya, bisa tetap fokus untuk membangun dan hasilnya bisa dinikmati oleh masyarakat. Kalau ada yang tidak suka, ya tidak apa-apa," pungkasnya. [jek]