• Headline

    Uu Siap Disandingkan Dengan Siapa Saja

    Oleh : dea16 September 2017 18:58
    INILAH, Bogor - Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum memastikan kesiapannya untuk berpasangan dengan calon dari partai manapun untuk menyongsong Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 mendatang.

    "Saya optimis kalau enggak ngapain kita ke Bogor, "ungkap Uu saat Pengukuhan Simpatisan Uu Rhuzanul Ulum, di Kota Bogor, Sabtu (16/9/2017).

    Ia menuturkan, persiapan dirinya untuk menjadi bakal calon gubernur Gubernur saat ini terus mengalami tren pisitif, di antaranya simpatisan dan pendukung dirinya telah terbentuk di sejumlah kabupaten/kota di Jabar.

    "Kita ada FAS (Forum Ajang Silaturahmi) yng berisi para kyai dan santri di 8 kota/kabupaten, Uu Center (Ucen) di enam kota/kabupaten dan Baraya Haji Uu (Barhu) di 3 kota/kabupaten, " jelasnya.

    Ia mengklaim, sejumlah kelompok simpatisan dirinya pun tengah dipersiapkan di kota/kabupaten lain di Jawa Barat yang belum dikukuhkan untuk ikut menyukseskan wacana pencalonan Uu di Pilgub Jabar 2018.

    "Besok kita akan resmikan di Kabupaten Bogor, "ungkap Uu.

    Sementara itu, ia menanggapi informasi terkait DPP PPP yang menginginkan Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk diusung oleh PPP di Pilgub Jabar. Menurut Uu, hal tersebut adalah hal wajar dalam dinamika perpolitikan, meski demikian, ia mengaku akan fatsun terhadap keputusan DPP siapapun yang akan diusung nantinya.

    Termasuk ia pun menyanggupi jika nantinya dirinya akhirnya diusung oleh poros manapun. "Mau diusung oleh poros manapun, baru ataupun lama, sebagai gubernur ataupun wakil gubernur saya siap, saya Sami'na Wa Atona," katanya.

    Seperti diketahui, DPP melalui Ketua Umum PPP Romahurmuziy menyodorkan Uu sebagai calon wakil gubernur untuk disandingkan dengan Ridwan Kamil sebagai calon gubernur yang telah resmi diusung Partai Nasional Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa.

    Di sisi lain, Ketua DPW PPP Provinsi Jawa Barat Ade Munawaroh Yasin bersikukuh ingin membawa partainya ke gerbong poros baru bersama Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, dan Partai Gerindra.

    "Bagi saya (perbedaan) itu tidak masalah. Sebagai kader, saya siap mengikuti apapun keputusan partai," ujar Uu.

    Terlebih, dirinya hanya diperintahkan untuk terus sosialisasi ke masyarakat agar popularitas dan elektabilitasnya semakin baik.

    "Instruksi Pak Romy, Uu harus sosialisasi, meningkatkan popularitas. Agar saatnya nanti, saya layak untuk menjadi calon gubernur/wakil gubernur," katanya.

    Selain itu, Uu pun mengaku dirinya memiliki kedekatan yang cukup erat dengan Walikota Bandung Ridwan Kamil.

    "Sangat, komunikasi intensif dengan Wali Kota Bandung," katanya.

    Uu pun optimistis dirinya akan segera direkomendasikan partainya sebagai kandidat calon gubernur ataupun wakil gubernur pada kontestasi demokrasi terbesar di Jabar tersebut. Apalagi jika mengacu kepada aturan partai, kader diprioritaskan untuk diusung sebagai calon kepala daerah.

    "Saya kader dan struktur. Dari mulai ketua ranting, PAC, pengurus DPC. Jadi saya optimis," pungkasnya. [ito]