• Warga Kurang Mampu di Karawang Galau

    Oleh : Asep Mulyana20 Februari 2018 15:44
    INILAH, Karawang - Warga kurang mampu di Kabupaten Karawang, galau. Pasalnya, sejak empat bulan terakhir mereka tak bisa menikmati beras sejahtera (Rasrta) yang biasa mereka beli setiap bulannya.

    Kondisi ini seperti yang mendera warga di Kelurahan Plumbonsari, Kecamatan Karawang Timur. Mereka mengeluhkan soal keterlambatan distribusi rastra ke wilayah itu.

    Anih (62), salah seorang warga di wilayah itu mengungkapkan, sudah empat bulan terakhir rastra ke wilayahnya tak kunjung datang.‎

    Padahal, menurutnya, masyarakat sangat membutuhkannya. Mengingat, saat ini harga beras di pasaran cukup memberatkan perekonomian mereka.

    "‎Bagaimana ini, rasta tak kunjung datang. Padahal kami sangat membutuhkan beras ini," ujar Anih

    ‎Anih mengaku, terakhir menembus beras bersubsidi dari pemerintah, empat bulan yang lalu. Biasanya, dia menembus 10 liter beras per bulan. Tapi, terakhir menembus hanya dikasih jatah tiga liter dengan harga beli Rp 7.000.

    ‎Dia menambahkan, warga di kampungnya sangat berharap rastra bisa segera didistribusikan.

    Kawih (72), warga lainnya mengungkapkan, tak hanya soal lambatnya distribusi‎, selama ini pembagian rastra di wilayahnya kurang tepat.

    Pasalnya, banyak warga dari kalangan mampu, justru yang selama ini mendapat beras bersubsidi itu. Sebaliknya, warga kurang mampu justru tak kebagian.

    "Penerimanya tidak tepat sasaran. Harus adil, jangan seperti sekarang, yang dapat jatah rastra ini justru orang mampu," seloroh dia.

    Dihubungi terpisah, Kepala Bulog Sub Divre Karawang, MM Syaukani mengakui hal tersebut. Memang, di sejumlah wilayah rastra ini belum didistribusikan.

    Alasannya, sampai saat ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan pemerintah desa/kelurahan.

    "Untuk 2018 memang ada beberapa desa/kelurahan yang belum didistribusikan. Tapi, untuk jatah rastra selama 2017 sudah‎ didistribusikan," ujar dia.

    Terkait stok rastra sendiri, tambah dia, sampai saat ini masih cukup aman. Angkanya di atas, 12 ribu ton. Stok rastra ini, cukup untuk memenuhi kebutuhan selama enam bulan ke depan.


    TAG :


    Berita TERKAIT