• Korosi Hantui Kontruksi Bendungan Jatiluhur

    Oleh : Asep Mulyana13 Maret 2018 17:10
    INILAH, Purwakarta - Kadar air Waduk Ir Djuanda (Jatiluhur) semakin asam. Kondisi tersebut, menjadi ancaman tersendiri bagi kontruksi bendungan di waduk tersebut.

    Dengan semakin asamnya kadar air di waduk buatan ini, banyak ancaman yang mengahantui keberadaan bendungan. Salah satu dampak terparahnya, yakni bisa menyebabkan korosi pada kontruksi bendungan.

    Dirut PJT II Jatiluhur, Djoko Saputro mengakui jika saat ini kualitas air di waduk buatan ini sudah sangat memprihatinkan. Menurutnya, salah satu penyumbang menurunnya kualitas air ini yakni keberadaan KJA tersebut.

    "Air Jatiluhur semakin asam. Lambat-laun ini bisa menyebabkan korosi pada kontruksi bendungan," ujar Djoko kepada INILAH, Selasa (13/3/2018).

    Untuk itu, pihaknya menegaskan, akan sesegera mungkin mengambil langkah, dengan menghilangkan KJA di perairan Jatiluhur. Dalam hal ini, pihaknya memastikan di 2018 Jatiluhur sudah kosong dari keberadaan budidaya ikan.

    Menurutnya, penertiban KJA mendesak. Mengingat, semakin hari kadar keasaman air di Jatiluhur semakin meningkat. Dia mensinyalir, kondisi ini terjadi karena Waduk Jatiluhur tercemar limbah yang dihasilkan dari usaha budidaya ikan.

    "Keberadaan KJA ini bukan hanya akan merusak ekosistem air di danau Jatiluhur. Tapi, bisa berdampak luas terhadap sektor lain yang berkaitan erat dengan bendungannya. Salah satunya, bisa menyebabkan kerusakan pada turbin dan korosi pada kontruksi bendunan," tambah dia.


    TAG :


    Berita TERKAIT