• Headline

    Dua Mahasiswa Unjani Bandung Tenggelam di Curug Rahong

    Oleh : Nul Zainul Mukhtar17 Maret 2018 16:42

    INILAH, Garut-Dua mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Bandung tengelam ketika mandi berenang di Curug Rahong aliran sungai Cibodas Kampung Mekarbakti RT 03 RW 04 Desa Sukajaya Kecamatan Cisewu selatan Kabupaten Garut, Sabtu (17/3/18).

    Keduanya yakni Abdullah Rasyid Reza Ibrahim (19) warga PRM PMI 2 Fe/10 RT 04 RW 04 Pangulah UTR Kotabaru Karawang, dan Anggi Januar Primacia Negara (19) warga Kampung Ciarog RT 01 RW 03 Desa/KEcamatan Kersamanah Garut.

    Hingga berita ditulis, aparat Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Cisewu, bersama aparat pemerintahan desa setempat, dan warga setempat masih terus melakukan pencarian kedua korban.
    Kejadian berawal ketika sebanyak 16 mahasiswa Unjani hendak pulang ke Bandung seusai menghabiskan liburan di kawasan wisata Pantai Santolo Kecamatan Cikelet selama dua hari, sejak datang pada Kamis (15/3/18) kemarin.

    Sebelum melanjutkan perjalanan pulang pada Sabtu (17/3/18) itu, rombongan beristirahat dulu di Kampung Mekarbakti Desa Sukajaya Cisewu yang tak jauh dari lokasi air terjun atau Curug Rahong.
    Mereka memanfaatkan waktu beristirahat tersebut dengan mengunjungi, dan menikmati keindahan Curug Rahong. Mereka pun bermaksud mandi di air terjun tersebut.

    Menurut salah seorang anggota rombongan, Surya (21), sebelum yang lainnya sempat mandi, Anggi duluan melompat ke sungai di bawah air terjun. Namun tubuh Anggi ketika itu langsung tenggelam, diduga terseret pusaran air sungai yang berarus deras.

    Melihat kejadian tersebut, temannya, Abdullah terjun ke sungai hendak mencoba menolong Anggi. Akan tetapi, seperti halnya Anggi, tubuh Abdullah pun tak sempat muncul lagi ke permukaan.
    Menyadari keadaan berbahaya, para mahasiswa lainnya urung mandi. Dalam kondisi panik, mereka pun melaporkan kejadian tersebut kepada warga setempat, dan bersama-sama melakukan pencarian korban.

    Menurut Kepala Desa Tosim Budi, rombongan mahasiswa Unjani itu tiba di sekitar lokasi Curug Rahong sekitar pukul 08.00 WIB. Sebagian mereka berswafoto, dan sebagian mandi.

    Dia pun menyesalkan terjadinya peristiwa menimpa dua mahasiswa Unjani tersebut. Padahal pihaknya sudah memasang plang peringatan agar pengunjung tidak berenang di lokasi Curug Rahong.

    “Curug itu memang berbahaya. Sudah beberapa kali kejadian ada korban tenggelam di Curug Rahong,” kata Tosim.
    Hingga sekitar pukul 15.00 WIB, pencarian korban masih terus dilakukan dengan menyisir aliran sungai Cibodas.

    Curug Rahong sendiri belakangan sering dikunjungi wisatawan yang hendak mengunjungi kawasan pantai Rancabuaya, dan pantai lainnya di wilayah selatan Garut. Terutama datang dari arah Jakarta melalui Kota Bandung terus ke jalur Pangalengan menuju Cisewu.

    Padahal Curug Rahong tidak termasuk daerah tujuan wisata resmi. Sehingga berbagai ketersediaan sarana prasarana termasuk kemananan dibutuhkan pengunjung terbilang belum tersentuh.
    Curug Rahong mudah dijangkau karena letaknya cukup strategis tak jauh dari jalan raya lintas jalan provinsi.

    TAG :


    Berita TERKAIT