• KPU Garut Tetapkan Pemilih Sementara Pilkada Sebanyak 1.835.412

    Oleh : Nul Zainul Mukhtar18 Maret 2018 16:32
    INILAH, Garut -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut menetapkan jumlah pemilih sementara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Pemilihan Bupati dan Wabup Garut, serta Pemilihan Gubernur dan Wagub Jabar 2018 sebanyak 1.835.412 hak suara. Jumlah tersebut tersebar di sebanyak 42 kecamatan di Kabupaten Garut.

    Para pemilik hak pilih terdata pada DPS tersebut terdiri atas sebanyak 933.226 laki-laki, dan sebanyak 902.186 perempuan.

    Komisioner KPU Garut Divisi Perencanaan dan Data Djudju Nuzuluddin mengatakan jumlah pemilih sementara pada Pilkada 2018 tersebut diperoleh berdasarkan hasil rekapitulasi atas hasil pemutakhiran data pemilih yang dilakukan jajaran KPU secara berjenjang.

    Mulai Petugas Pemutakhiran Data Pemilih, Panitia Pemungutan Suara, Panitia Pemilihan Kecamatan hingga KPU.

    Daftar para pemilih sementara tersebut ditetapkan melalui Rapat Pleno KPU tentang Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) di Islamic Center Garut pada Jum’at (16/3/18) lalu.

    “Daftar Pemilih sebelumnya yang dilakukan proses pencocokan dan penelitian (coklit) untuk masyarakat pemilih pada Pilkada Serentak 2018 ini mencapai sebanyak 1.822.208 pemilih,” kata Djuju, Ahad (18/3/18).

    Dia menyebutkan, selama proses coklit dilakukan, ditemukan ada sekitar 300.000 data pemilih tidak memenuhi syarat tersebar di sejumlah kecamatan. Data pemilih dinilai tak memenuhi syarat antara lain karena pemilih sudah berpindah alamat tinggal, meninggal dunia, atau memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) ganda. Mereka yang tak memenuhi syarat tersebut tidak dicantumkan pada DPS.

    Sebagian pemilih, kata Djuju, belum memiliki KTP elektronik, dan masih menggunakan KTP lama yang konvensional. Bahkan terdapat pula yang sama sekali belum memunyai KTP.

    Pihak KPU Garut sendiri memiliki waktu sekitar sebulan ke depan untuk melakukan perbaikan DPS dengan menerima berbagai saran dan masukan hingga kemudian DPS tersebut ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

    Selama rentang waktu tersebut, KPU pun akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Garut.

    “Makanya, kita himbau warga yang belum tercatat dalam DPS untuk segera melapor, dan mendaftarkan diri ke petugas. Begitu pun bagi mereka yang belum punya KTP, sebaiknya melakukan perekaman data kependudukan di masing-masing kantor kecamatan,” imbuhnya.[jek]

    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT